Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Lab Organik Nang Oman Dilirik Turis Asing
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah laboratorium organik berada di kebun Tegal Kajanan Nang Oman, Desa Serason, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali. Pemilik laboratorium yakni Nyoman Mastra (Nang Oman), mengaku laboratorium miliknya itu kerap kali didatangi oleh wisatawan asing, dan sering digunakan untuk bahan penelitian bagi perguruan tinggi di Bali.
Bahkan menurut Mastra, sudah ada empat sekaa (kelompok) yang tertarik memanfaatkan laboratorium organik yang disediakan di laboratorium Organik Nang Omang. Mereka adalah sekaa ternak, budidaya ikan, petani, dan sekaa kesenian tabuh.
“Kelompok ini diberikan kesempatan belajar mengolah sumber daya yang ada di sini,”jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat desa mulai mandiri dengan memanfaatkan kekayaan alam. Tidak sedikit pula, laboratorium organik Nang Oman dikunjungi wisatawan asing yang ingin belajar lebih dekat mengenai dunia organik.
Selain dilirik oleh wisatawan, Laboratorium Organik Nang Oman juga kerap digunakan tempat penelitian okeh para akademisi dari universitas.
“Mahasiswa IKIP Saraswati Tabanan, Undiksa Singaraja sering datang melakukan penelitian atau mengindetifikasi lingkungan,” tandasnya.
Biasanya para perguruan tinggi itu melibatkan anak-anak di desa sehingga kelak ketika dewasa anak-anak tersebut siap mengembangkan lingkugannya sendiri.
Saat ini, sudah ada pihak akademisi yang akan rutin memanfaatkan lahan tersebut. Antara lain mahasiswa asal IKIP Saraswati Tabanan, dan Undiksha Singaraja.
"Akademisi secara suka rela melibatkan anak-anak di desa untuk mengidentifikasi lingkungan, sehingga saat mereka (anak-anak) dewasa sudah siap mengembangkan lingkungannya sendiri," pungkasnya.
Guna mensosialiasikan keberadaan Laboratorium Organik Nang Omang, kerap mengunduh segala kegiatanya di media sosial seperti Facebook, atau media sosial lainya.
“Upaya sosialiasi di media sosial sangat baik. Banyak pihak yang kemudian datang mengunjungi keberadaan laboratorium organik Nang Omang, termasuk wisatawan asing,”tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1055 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun