Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Aparat Sterilkan Kamar Terpidana Mati Bali Nine
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kamar terpidana mati dua wargan negara Australia yang terlibat dalam kasus penyelundupan heroin atau yang dikenal dengan sebutan 'Bali Nine' disterilkan dari segala bentuk benda berbahaya.
"Kamar kedua terpidana tersbut yakni Myuran Sukumaran dan Andrew Chan sudah kami sterilkan dari segala bentuk benda yang berbahaya seperti batu, obat nyamuk, dan segala jenis benda yang berpotensi digunakan untuk hal yag berbahaya," kata Kepala Divisi Kemasyarakatan Kemenkumham Bali, I Nyoman Putra Surya Atmaja seusai melakukan pertemuan di Denpasar, Jumat (30/1/2015).
Selain itu, pihaknya juga membedakan ruang terpidana Bali Nine dengan terpidana lainnya. "Kami pisahkan dia dengan terpidana lain," ucapnya.
Kemenkumham Bali juga menugaskan pendamping psikologis sebelum pelaksanaan eksekusi mati terhadap terpidana. "Kami memberikan pendampingan dan berbagai persiapan lainnya," imbuhnya.
Sementara itu, kepada para awak media diingatkan agar tidak terlalu membesar-besarkan informasi eksekusi mati terhadap terpidana sehingga psikologisnya tidak terganggu sekaligus untuk kenyamanan para wisatawan di Pulau Dewata. "Bali ini adalah daerah pariwisata, mari kita jaga kenyamanan dan keamanan Pulau Dewata bersama-sama," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4436 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1550 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 939 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun