Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 April 2026
Anak Dijemur Guru Hingga Sakit, Ortu Siswa Protes
Jumat, 17 April 2015,
18:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tidak terima anaknya menjalani hukuman fisik dijemur selama satu jam karena tidak mengerjakan tugas, salah satu orang tua murid SMPN 3 Tabanan protes.
Protes dilayangkan langsung Dewa Gede Sudarsana (45) warga Samsam Kecamatan Kerambitan kepada Kepala Sekolah SMPN 3 Tabanan Nyoman Sulendra, Jumat (17/4/2015).
Sudarsana menyatakan dirinya tidak bisa menerima pemberian hukuman fisik yang diberikan kepada anaknya lantaran tidak mengerjakan tugas. Akibat hukuman fisik berjemur selama satu jam tersebut, panas badan anaknya kian parah.
“Anak saya trauma dan panas badanya semakin parah,” keluhnya.
Ia menilai hukuman fisik sudah tidak patut diberikan kepada murid. “Sebaiknya hukuman yang diberikan berupa mengerjakan tugas sekolah yang ada kaitanya dengan pelajaran,” terangnya.
Ia pun meminta kepala sekolah membuatkan surat pernyataan agar guru yang menghukum anaknya tersebut tidak mengulangi lagi memberikan hukuman fisik yang berakibat buruk pada psikis anak didik.
Pada kesempatan itu juga Sudarsana membawa surat keterangan sakit dari anaknya yang membutikan kalau pasca menjalani hukuman fisik, anaknya bertambah sakit.
Mendapatakan keluhan seperti itu Kepala Sekolah SMPN 3 Tabanan I Nyoman Sulendra berjanji memberikan pembinaan kepada guru yang dimaksud. Ia mengaku baru mendengar keluhan tersebut.
“Kami menyambut baik masukan dari orang tua murid. Dengan masukan ini, kedepan kami jadikan bahan evaluasi,” terangnya.
Terkait sangksi, pihaknya jelas akan menegur oknun guru yang dimaksud dan akan memehuni pemintaan orang tua murid agar guru yang bersangkutan menandatangani surat pernyataan tidak lagi memberikan hukuman fisik seperti itu. “Kami akui kami salah dan kami akan membina guru yang bersangkutan,” tandasnya.
Ditambahkan, kasus serupa juga pernah terjadi sekitar dua tahun lalu. Guru yang sama juga memberikan hukuman namun saat itu terjadi pada saat jam les sekolah. “Kami harus bimbing yang bersangkutan lagi,” tandasnya.
Hukuman fisik diberikan oleh Guru S E kepada muridnya karena tidak mengerjakan tugas berupa memindahkan data dari computer ke dalam flash disc , Kamis (16/4). Diduga marah karena tidak menuruti perintahnya, Guru SE yang mengajar IPA, kemudian menjemur anak-anak di halaman sekolah sekitar pukul 10. Selama satu jam menjalani hukuman fisik, salah satu siswa anak dari Dewa Gede Sudarsana yang kondisinya lagi tidak sehat, akhirnya langsung sakit.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3864 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1819 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026