Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Galungan, Jutaan Penjor Hiasi Pulau Bali
Rabu, 15 Juli 2015,
20:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Denpasar. Saat hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu (15/7/2015), jutaan penjor menghiasi Pulau Bali. Penjor dibuat sebagai sebuah simbolis dan wujud persembahan bhakti kepada sang pencipta alam yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas kesejahteraan dan kedamaian umatnya.
Membuat penjor pada hari raya Galungan oleh umat Hindu didasari atas ketulusan hati nurani. Dengan dasar itulah, warga di Bali berusaha membuat penjor yang seni dan indah.
Salah seorang warga, Dewa Nyoman Adkin mengaku penjor yang berbahan dasar sebatang bambu dan dihiasi rangkaian janur dan hasil bumi itu dibuat sebagai wujud syukur umat Hindu atas kemenangan dharma.
"Kita wajib membuat penjor sebagai wujud syukur kepada Tuhan dan lambang dari kemakmuran alam semesta," ucapnya, Selasa 14 Juli 2015.
Menurutnya, penjor dihiasi agar indah dan menarik sebagai ungkapan terima kasih kita kepada Ida Sang Hyang Widhi, karena dalam ajaran Hindu disebutkan sebagai ungkapan ketulusan diwujudkan dengan keindahan.
"Penjor berbahan bambu yang dilengkapi rangkaian hiasan janur dan hasil bumi ini dipasang di setiap depan rumah warga," ungkapnya.
Penjor sendiri dipasang sejak satu hari menjelang Galungan hingga beberapa hari berikutnya, tepatnya di Hari Raya Kuningan. [bbn/dws]
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1004 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026