Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
DPRD Bali Keluarkan Surat Rekomendasi Stop Operasional GrabCar di Bali
Selasa, 16 Februari 2016,
03:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah lama menjadi polemik, Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama bersama Ketua Komisi III DPRD Bali, Nengah Tamba akhirnya mengeluarkan Surat Rekomendasi yang menyatakan menyetop atau menghentikan operasional GrabCar di seluruh Bali.
Surat Pernyataan yang dilengkapi Kop Surat Resmi DPRD Bali dengan Nomor Surat 593/509/DPRD tersebut ditandatangi langsung oleh Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama usai rapat tertutup hari ini dengan Komisi III DPRD Bali di Gedung Kantor DPRD Bali.
Surat Pernyataan tersebut juga dilengkapi dengan Surat Pertimbangan Komisi III DPRD Bali Nomor 522/II/Komisi III/2016 terhadap Operasional GrabCar di Provinsi Bali yang ditandatangani oleh Ketua Komisi III DPRD Bali, Nengah Tamba bersama Sekretaris Ketut Kariyasa Adnyana.
Surat Pernyataan ditembuskan langsung ke Menkominfo, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Pimpinan DPRD Bali, Pimpinan Komisi III DPRD Bali, Kadishubinkom Bali, Ketua Organda Bali dan Direktur PT Sarana Transportasi Indonesia (Pihak GrabCar di Jakarta).
Ketika dihubungi Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama membenarkan telah mengeluarkan Surat Rekomendasi berupa Pernyataan DPRD Bali yang menghentikan operasional GrabCar yang sebelumnya dinyatakan dilarang bersama operasional Uber Taksi di Bali.
Adi Wiryatama mengungkapkan inti Surat Rekomendasi tersebut meminta Gubernur Bali memperhatikan kajian panjang operasional GrabCar di Bali. Sehingga sebelum adanya kajian tersebut Gubernur Pastika diminta segera menghentikan seluruh operasional GrabCar termasuk Uber Taksi di Bali.
"Kita minta Gubernur lewat surat ini agar menghentikan sementara GrabCar di Bali. Karena kondisi dan situasi serta operasional GrabCar tidak menguntungkan bagi Bali," ungkapnya, Senin (15/2/2016).
Keputusan DPRD Bali ini, kata mantan Bupati Tabanan dua periode ini, juga menunjuk surat Komisi III DPRD Bali berdasarkan hasil Rapat Konsultasi DPRD Bali ke Direktorat Angkutan dan Multimoda Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub.
Berdasarkan hasil konsultasi tersebut, keberadaan GrabCar khususnya di Bali yang memakai sistem aplikasi online dinyatakan dengan tegas berpotensi merugikan negara. Selain itu, setiap usaha izin angkutan umum wajib memiliki izin penyelenggara angkutan dan diselenggarakan oleh perusahaan yang berbadan hukum.
"Selama ini GrabCar kan tidak menguntungkan, karena tidak ada pemasukan bagi Bali. Karena tidak membayar pajak. Oleh karena itu, agar tidak menimbulkan kericuhan di masyarakat seluruh operasional GrabCar harus segera diantisipasi oleh Gubernur Bali dengan menyetop operasional GrabCar yang menjadi kewenangan Gubernur lewat Surat Keputusan Gubernur," tegasnya.
Setelah turunnya Surat Rekomendasi tersebut, sambung Adi Wiryatama, kini penolakan GrabCar dan Uber Taksi berada ditangan Pemprov Bali, yakni Gubernur Bali.
"Untuk menghindari keresahan di masyarakat dan potensi kerugian negara yang lebih besar, khususnya di Bali, DPRD Bali telah bersikap tegas menyatakan sikap agar keberadaan GrabCar di Bali distop
terlebih dahulu sambil menunggu hasil kerja Pokja Layanan Angkutan Umum Berbasis Internet, serta mengacu peraturan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8348 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5767 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3611 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2441 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026