Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Desa Adat Gilimanuk Dukung Pelebaran Dermaga LCM, Ajukan Syarat

Jumat, 6 November 2026, 15:41 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Desa Adat Gilimanuk Dukung Pelebaran Dermaga LCM, Ajukan Syarat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Desa Adat Gilimanuk mendukung rencana pelebaran dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Namun, dukungan tersebut disertai sejumlah syarat karena proyek seluas 56,72 meter persegi itu menggunakan sebagian lahan yang selama ini dimanfaatkan untuk kepentingan Plaba Pura Segara.

Rencana pelebaran dermaga tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pada Kamis (5/11/2026). Pertemuan dipimpin perwakilan ASDP Cabang Ketapang dan dihadiri aparat kepolisian, UPP Kelas II Gilimanuk, pihak kelurahan, serta prajuru Desa Adat Gilimanuk.

Dalam pertemuan itu, ASDP menjelaskan pelebaran dermaga bertujuan mengatasi persoalan kapal kandas saat air laut surut sekaligus mengurai antrean kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Adapun lahan yang akan digunakan merupakan aset Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Pemerintah Kabupaten Jembrana. Selama ini, area tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan Plaba Pura Segara.

Desa Adat Minta Fasilitas Dikembalikan

Bendesa Adat Gilimanuk, Nengah Naya, menyatakan pada prinsipnya Desa Adat mendukung rencana pelebaran dermaga LCM. Meski demikian, pihaknya meminta agar fasilitas yang terdampak pembangunan dikembalikan seperti kondisi semula.

"Kami harapkan apa yang digeser dikembalikan lagi," ujar Naya, Jumat (6/11/2026).

Selain fasilitas seperti toilet yang harus dibangun kembali, Desa Adat Gilimanuk juga menyoroti kondisi senderan penahan abrasi di sekitar Pura Segara yang mengalami kerusakan.

Kerusakan senderan tersebut diduga dipengaruhi faktor alam serta hantaman baling-baling kapal yang bersandar di kawasan dermaga.

Minta Kesepakatan Tertulis dengan ASDP

Desa Adat Gilimanuk mengusulkan adanya kesepakatan tertulis dengan ASDP sebelum pekerjaan pelebaran dermaga dimulai. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi dasar pemenuhan sejumlah kebutuhan dan aspirasi masyarakat adat.

Beberapa poin yang diusulkan meliputi perbaikan senderan penahan abrasi, dukungan terhadap kegiatan keagamaan seperti upacara pakelem dan piodalan, serta komitmen menjaga kebersihan dan keamanan kawasan suci Pura Segara.

Sementara itu, Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, turut mendukung rencana pelebaran dermaga karena dinilai dapat memperlancar proses bongkar muat kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya mengakomodasi aspirasi Desa Adat agar pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan menjaga keharmonisan bersama.

Usai rapat koordinasi, seluruh pihak meninjau lokasi rencana perluasan dermaga sekaligus mengecek kondisi senderan Pura Segara yang mengalami kerusakan. Peninjauan tersebut dilanjutkan dengan pembahasan draf kesepakatan antara pihak terkait.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami