Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jalur Jangkar-Celukan Bawang Disiapkan untuk Nataru, Bupati Minta Tarif Terjangkau

Sabtu, 7 November 2026, 11:28 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jalur Jangkar-Celukan Bawang Disiapkan untuk Nataru, Bupati Minta Tarif Terjangkau.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pelabuhan Celukan Bawang di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, diproyeksikan menjadi jalur alternatif penyeberangan selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng meminta tarif penyeberangan rute Jangkar, Situbondo, Jawa Timur-Celukan Bawang dibuat lebih terjangkau agar tidak membebani masyarakat.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan keterjangkauan tarif perlu menjadi perhatian sebelum lintasan tersebut dimanfaatkan secara luas. Pasalnya, pengguna jasa penyeberangan juga harus memperhitungkan biaya bahan bakar serta perjalanan darat setelah tiba di Pelabuhan Celukan Bawang.

"Kita kan harus mencarikan supaya tidak terlalu memberatkan masyarakat," kata Sutjidra, Sabtu (6/11/2026).

Menurut Sutjidra, lintasan Jangkar-Celukan Bawang berpeluang menjadi alternatif untuk mengurangi kepadatan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, terutama saat arus mudik dan balik libur akhir tahun.

Meski demikian, besaran tarif harus diperhitungkan secara matang agar masyarakat memiliki pilihan transportasi yang ekonomis. Dengan tarif yang kompetitif, jalur tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pengguna jasa penyeberangan yang hendak menuju Bali maupun Jawa Timur.

Pemkab Buleleng telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Pelindo terkait rencana pengoperasian lintasan tersebut. Uji coba penyeberangan dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan ke depan.

"Kemarin sudah ada koordinasi dari kementerian, kemudian dari Pelindo. Nanti kalau tidak salah di dua minggu ini uji coba untuk penyeberangan dari Jangkar ke Celukan Bawang," ujarnya.

Sutjidra berharap pihak ASDP dan Pelindo dapat membahas solusi agar tarif penyeberangan bisa ditekan. Menurutnya, kepastian biaya menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat masyarakat menggunakan jalur alternatif tersebut.

"Nah, ini mungkin dicarikan jalan keluar nanti dengan pihak ASDP dan Pelindo. Bagaimana kalau nanti misalkan harganya bisa lebih ditekan lagi," katanya.

Lintasan Jangkar-Celukan Bawang disiapkan untuk membantu mengurai kepadatan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, selama periode Nataru 2026/2027.

Di sisi infrastruktur, pembangunan Dermaga 3 Pelabuhan Celukan Bawang dilaporkan telah mencapai progres 99 persen pada awal November 2026. Meski demikian, pelaksanaan uji coba penyeberangan masih menunggu kebijakan Kementerian Perhubungan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami