Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Pendangkalan Danau Buyan Parah, Perlu Ditangani Serius
Sabtu, 18 Juni 2016,
03:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng perlu penanganan dan digarap lebih serius. Pendangkalan yang terjadi di Danau Buyan semakin parah, bahkan pendangkalan yang terjadi hampir sepanjang tahun ini telah menimbulkan hamparan lahan semak yang cukup luas.
Pendangkalan Danau Buyan semakin parah karena di sekeliling danau mulai dari bibir tanggul hingga ke tengah danau sudah tumbuh semak.Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Buleleng bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWSBP), telah menurunkan satu unit alat berat bernama Amphibious Excavator untuk mengeruk hamparan lahan.
Namun alat berat tersebut tidak bisa mengeruk gundukan tanah secara maksimal. Alat berat tersebut tidak mampu membuang hasil kerukan ke luar tanggul danau. Hasil kerukan hanya mampu dibuang tidak lebih dari 20 meteran.
Alat berat dari BWSBP tersebut sudah bekerja sejak sepekan lalu di Danau Buyan, namun karena tidak mampu langsung membuang hasil kerukan ke luar tanggul danau, mengakibatkan luas areal yang sudah dikeruk pun terlihat belum berdampak luas.
“ Ya kami akui alat Amphibious Excavator masih kurang maksimal. Karena jangkauan alat berat tersebut pendek, namun kami akan tetap berusaha untuk mengatasi pendangkalan dengan alat berat yang ada sementara, “ ungkap Kepala BLH Buleleng, Nyoman Surya Temaja jumat (17/6).
Menurut Surya Temaja, pihaknya bersama BWS BP telah mengevaluasi penanganan Danau Buyan dalam beberapa hari ini. Sehingga penanganan nanti membutuhkan alat berat lagi bernama Drager yakni alat berat yang mampu menyedot lumpur dengan pembuangan sampai 2 kilometer.
“ Pihak BWS sudah pengadaan, kita sudah berkoordinasi nanti kalau sudah datang bisa difokuskan pemakaiannya di Danau Buyan mudah-mudahan alat tersebut sudah datang di tahun ini, “imbuh Surya Temaja.
Sementara itu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan penanganan serius terhadap kondisi danau buyan akan diusahakan bertahap dalam dua tahun. Asumsi kebutuhan dana dalam penanganan tersebut mencapai Rp 15 milyar.
“ Nanti kita akan koordinasikan lagi dengan pihak Provinsi dan Pemerintah Pusat. Tapi ada regulasi yang memungkinkan Kabupaten bisa alokasikan dana, tentu nanti kita bekerjasama dalam penanganan tersebut” ungkap Bupati Agus Suradnyana.
Bupati Putu Agus Suradnyana menambahkan penanganan nantinya memungkinkan hasil kerukan sedimen akan dipakai untuk memperlebar tanggul terutama tanggul di sisi timur. Tanggul yang diperlebar tersebut nantinya bisa ditanami pohon perindang. Sehingga areal danau lebih asri dan enak dipandang.
Disamping itu, masyarakat juga diharapkan dapat memahami kondisi danau dengan tidak mengalihfungsikan lahan miliknya. Karena pemicu pendangkalan danau akibat lumpur yang hanyut dari alih fungsi lahan yang ada di bagian hulu.[bbn/pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 469 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 379 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 306 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026