Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
5 Alasan untuk Tidak Bermain Pokemon Go
Jumat, 15 Juli 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sejak diluncurkan beberapa waktu lalu, Pokemon GO kini sudah menjadi 'virus' di jagat game. Meski demikian, ada beberapa hal yang membuat Pokemon GO menjadi bumerang bagi penggunanya.
Berikut lima alasan untuk tidak bermain Pokemon GO seperti dilansir Time of India.
1. Aplikasi palsu bertebaran
Hal yang populer pasti dengan mudah menjadi perhatian para peretas. Begitu juga dengan Pokemon GO. Dengan belum resmi hadirnya di toko aplikasi resmi beberapa negara, termasuk Indonesia, membuat file APK yang diunduh di situs pihak ketiga menjadi mudah disusupi program jahat.
Sebuah perusahaan peneliti keamanan bernama Proofpoint pun telah menemukan adanya bahaya di balik program APK Pokemon GO. APK yang telah diunduh diduga mengandung malware jahat.
Malware yang menginveksi Pokemon GO disinyalir merupakan DroidJack yang juga dikenal sebagai SandroRAT. Malware tersebut bisa memberi akses penuh kepada penyerang dalam mengontrol perangkat korbannya
Pihak penyerang nantinya bisa mengakses untuk membuat panggilan telepon, pesan SMS, rekaman suara, modifikasi kontak, membaca history dan bookmark internet, serta menyambung dan memutus koneksi WiFi.
2. Ancaman terhadap privasi
Terlepas dari masalah privasi yang timbul karena akses konstan untuk kamera dan GPS bahwa permainan memiliki, perusahaan keamanan TrendMicro mengatakan bahwa untuk beberapa pengguna iPhone, permainan bisa mengakses penuh ke akun Google.
Hal ini memungkinkan perusahaan game untuk membaca email Anda, sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi.
3. Menguras baterai
Dengan pemanfaatan teknologi augmented-reality dan GPS terus menerus Pokemon GO bisa memakan daya baterai tak sedikit.
Hanya dalam waktu dua jam berkeliling mencari Pokemon, baterai smartphone bisa tertinggal hanya 10% dari kondisi awal penuh. Hal ini tentu meresahkan pengguna, terlebih jika sedang asyik bermain.
4. Membahayakan lingkungan sekitar
"Jangan Bermain Pokemon Sambil Berkendara" -- tanda tersebut mulai terpasang di sejumlah jalan di AS untuk memberikan pesan kepada gamer Pokemon GO.
Pesan atau himbauan tersebut berisikan agar gamer Pokemon GO seyogyanya tidak bermain game ketika sedang mengemudi.
Tak hanya pengguna kendaraan yang dibayangi kecelakaan, pemain yang berjalan kaki pun tak luput dari ancaman. Berjalan hanya dengan berfokus ke ponsel, sehingga tidak memerhatikan kondisi sekitar, sangat rentan jadi korban kecelakaan.
5. Boros kuota internet
Aplikasi Pokemon Go memang gratis namun bisa menjadi biaya mahal dalam jangka panjang. Karena permainan yang hanya bisa dimainkan secara online membuat paket data seluler anda akan cepat habis. Jika Anda benar-benar kecanduan game, hati-hati untuk konsumsi data seluler.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 608 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 585 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 436 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026