Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jalan-Jalan ke Legian, Gubernur Bali pun Ditawari Narkoba

BNNP Bali : 61.353 Warga Positif Narkoba

Sabtu, 23 Juli 2016, 05:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Data mengejutkan diungkapkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali terkait penyalahgunaan narkotika. Dari 3.049.900 warga di Bali, sekitar 2,01 persen atau 61.353 orang di antaranya positif menggunakan narkotika. Bahkan, dari jumlah yang positif itu, sebanyak 18 orang di antaranya berstatus sebagai anggota Kepolisian dari seluruh wilayah hukum Polda Bali.
 
“Dari jumlah yang positif tersebut, sebanyak 632 orang sedang menjalani proses rehabilitasi. Sebanyak 409 orang ditangkap dan 123 orang karena melaporkan diri. Termasuk yang 18 orang anggota Polisi tersebut juga sudah menjalani proses rehabilitasi dan mereka sekarang sudah pulih. Namun, mereka masih tetap dalam pantauan. Terutama dari atasannya,” ungkap Brigjen Pol Gede Putu Suastawa, di Denpasar, Jumat (22/7/2016).
 
Usai terbanyak melakukan penyalahgunaan narkotika ada pada kelompok umur 21 tahun hingga 40 tahun yang notabene usia produktif. Sedangkan, kelompok di bawah rentang usia tersebut tidak sampai satu persen.
 
Sementara dari latar belakang profesinya, 61 ribu lebih orang pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang itu bervariasi. Mulai dari anggota Polri, PNS, guide, mahasiswa, pengusaha, dan sebagainya.
Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menjelaskan, Bali saat ini tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi menjadi tempat produksi dan pemasaran.
 
"Saya pernah sekali jalan-jalan di daerah Legian. Saya juga pernah ditawarin. Rupanya mereka berasal dari kampung dan tidak kenal dengan saya. Saya sedih sekali melihat fenomena tersebut," ujar Mangku Pastika, seperti dilansir suaradewata.
 
Menurutnya, data pengguna yang sudah melebihi dua persen menandakan Bali darurat narkoba. Jumlah 61 ribu pengguna narkoba di Bali yang dari BNN itu hanya silent number. Jumlah tersebut sejauh yang diketahui, yang ditangkap, direhabilitasi, dan seterusnya. 
 
Diduga kuat jumlah bisa melebihi hingga tiga kali lipat dari jumlah yang terdata. Di Lapas Kerobokan misalnya, lebih dari 70 persen narapidana adalah pecandu narkoba. [bbn/sdc/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami