Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 25 Juni 2026
Jumlah Turis Asing ke Prancis Turun Drastis
Sabtu, 20 Agustus 2016,
06:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Prancis menurun tajam dalam kuartal kedua tahun ini, terkait dengan unjuk rasa jalanan, pemogokan, dan cuaca buruk, serta serangan kelompok garis keras ISIS.
Anjloknya jumlah turis asing selama musim panas itu tidak diharapkan terjadi setelah 85 orang tewas di Nice saat seorang pria bersenjata mengendarai truk yang mengarah pada kerumunan orang yang merayakan Bastille Day pada 14 Juli 2016 sebagai serangan diklaim oleh ISIS yang memicu gelombangan pembatalan liburan.
Jumlah turis asing yang bermalam di Prancis juga menurun 8,5% dalam tiga bulan hingga akhir Juni dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, demikian dikutip Reuters.
Wisatawan lokal Prancis juga kurang tertarik untuk mengunjungi negara mereka dengan penurunan mencapai 2,9%. Bahkan, Menara Eiffel yang menjadi ikon Kota Paris beberapa kali ditutup dengan alasan keamanan, termasuk banyaknya copet berkeliaran.
Penurunan pada kuartal kedua menjadi pukulan telak bagi pelaku pariwisata setelah mulai pulih pada kuartal pertama, menyusul terjadinya serangan teroris pada November 2015 yang menewaskan 130 orang oleh orang bersenjata dan pelaku bom bunuh diri di dalam dan sekitar Paris.
Penurunan jumlah turis asing yang bermalam di hotel-hotel di Paris menjadi pukulan tersendiri bagi industri pariwisata Kota Menara Eiffel itu karena 12,9% lebih rendah daripada setahun yang lalu, demikian pernyataan kantor statistik INSEE.
Pemandangan sampah-sampah menumpuk di jalanan Paris, polisi antihuru-hara menembakkan gas air mata, tertundanya sejumlah jadwal perjalanan kereta api, dan unjuk rasa yang meluas dilaporkan oleh media internasional dalam beberapa pekan menjelang dimulainya turnamen sepak bola Piala Eropa 2016 pada Juni lalu juga mempengaruhi citranya.
Cuaca musim dingin dan basah mungkin juga telah menghalangi minat wisatawan untuk berkemah, demikian kata INSEE.
Jumlah wisatawan yang tinggal di tenda perkemahan juga tercatat turun sebesar 6,8%. Biro cuaca Prancis menyatakan musim semi adalah salah satu musim terbasah dalam 50 tahun terakhir dengan 70% lebih curah hujan dari kondisi normal di wilayah Paris.
Prancis merupakan negara terbesar di dunia yang dikunjungi dan sektor pariwisata berkontribusi sekitar tujuh hingga 8% perekenomian nasional.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026