Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 2 Agustus 2026
Ribuan Fosil Purba Berhasil Dikumpulkan di Bojonegoro
Rabu, 14 September 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Bojonegoro. Dewan Kepurbakalaan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengumpulkan ribuan temuan fosil purba, baik yang berupa fragmen maupun fosil utuh.
"Fosil purba yang dikumpulkan tim Dewan Kepurbakalan jumlahnya ribuan, sebagian ada yang masih utuh," kata Ketua Dewan Kepurbakalaan Bojonegoro Ali Syafa'at di Bojonegoro, Selasa (13/9/2016).
Menurutnya, saat ini sebagian fosil itu disimpan di Museum 13 di SDN Panjunan, Kecamatan Kalitidu, di bawah pengawasan guru Heri Nugroho.
Sementara sebagain fosil lainnya disimpan di kediaman Ali di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota; rumah Sigit Budi Agung di Desa Balen, Kecamatan Balen; dan rumah Supangat di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.
Ali mengatakan, fosil temuan dewan kepurbakalaan dan warga itu antara lain meliputi bagian fosil binatang darat seperti kepala dan gading stegodon (gajah purba), banteng dan kuda nil purba. Di samping itu ada fosil lobster, yuyu laut, dan paus purba.
"Itu menunjukkan bahwa Bojonegoro dulu tidak hanya daratan tapi juga lautan," katanya.
Ia menambahkan bahwa fosil kepala gajah purba yang tersimpan di Museum 13 di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, masih utuh.
"Kalau di tempat saya yang cukup bagus berupa gading gajah purba dengan panjang 60 sentimeter berdiameter 20 sentimeter," katanya.
Ia menjelaskan, fosil-fosil itu dikumpulkan Dewan Kepurbakalaan sejak 20 tahun lalu, berasal dari perburuan sendiri maupun temuan warga.
"Ada juga yang diperoleh dari masyarakat yang menemukan fosil. Kami memberikan imbalan jasa uang kepada masyarakat yang menemukan fosil," katanya.
Data mengenai seluruh fosil itu, menurut Ali, dimasukkan ke pusat pendataan Museum Purbakala Sangiran, Sragen, Jawa Tengah, dan Museum Trowulan di Mojokerto, Jawa Timur.
"Semua fosil yang kami kumpulkan masuk data sehingga tidak mungkin bisa menjual seenaknya," katanya menegaskan. [bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 323 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 252 Kali
03
04
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 211 Kali
05
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026