Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Siswa SD Ramai-Ramai Tangkap Pelajar SMP yang Mencuri di Sekolahnya
Selasa, 25 Oktober 2016,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Anak-anak siswa SD 3 Banjar Anyar, Kediri, memergoki dan menangkap tiga siswa SMP yang mencuri di sekolahnya. Ketiga anak SMP tersebut kemudian digelandang ke Polsek Kediri, Senin malam (24/10).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, ketiga anak SMP di Tabanan itu melakukan aksinya sekitar pukul 16.30 wita di ruangan guru. Namun naas aksi tersebut diketahui oleh anak anak SD sedang bermain di sekitar sekolah. Anak –anak SD itu secara beramai ramai berhasil menangkap pelaku. Karena sudah dua kali terjadi kemalingan di SD tersebut, pihak sekolah kemudian melaporkan ke Polsek Kediri.
Kepala Sekolah salah satu SD di Kecamatan Kediri, I Made Budana (52) membenarkan bahwa sekolahnya terjadi pencurian. Dan dirinya pertama kali mengetahui informasi tersebut dari kepala lingkungan.
"Saya menerima laporan dari pak kadus sekitar jam setengah lima sore, pak kadusnya menghubungi saya bahwa ada pencurian di sekolah, katanya tolong ditahan, karena sudah ditangani polisi," ujarnya, Selasa, (25/10) .
Ia menjelaskan uang yang hilang tidak banyak, hanya alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan uang kurang lebih Rp 30 ribu. Namun kejadian ini adalah yang kedua kalinya, Pertama pernah terjadi kehilangan speaker aktif dan uang Rp 10 ribu di sekolahnya. Saat itu tidak dilaporkan ke polisi, Karena kejadianya sudah dua kali maka ia pun memutuskan untuk lapor polisi.
"Karena hilang itu speaker dan uang koperasi Rp 10 ribu, tidak saya laporkan, karena ada inisiatif menelusuri ke siswa, karena ada kehilangan ke dua kalinya, kami gak masalah dilaporkan ke polisi, menurut keterangan polisi, bahwa pelaku adalah salah satu diantara ketiga anak itu," ucapnya.
Ditambahkanya, pelaku masuk ke halaman sekolah dengan loncat tembok. Setelah itu memasuki ruangan guru dengan masuk melewati jendela.
"Loncat lewat tembok penyengker, lalu masuk lewat jendela, kebetulan ada anak SD bersepeda di depan sekolah dan melihat ada yang masuk, anak anak teriak teriak, masyarakat datang dan satu orang ditangkap, satu orang lari," jelasnya.
Terkait hal tersebut, Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama saat dikonfirmasi lewat telepon seluler membenarkan kejadian tersebut. Untuk pelaku yakni PBH (13 ) dan BDS (14) pelajar SMP salah satu sekolah dari kecamatan Tabanan sudah dilepas karena masih anak anak.
Akibat kejadian tersebut, sekolah diperkirakan mengalami kerugian sekitar 230 ribu. "Motif pelaku masih belum diketahui, yang jelas kita masih dalami," ucap Suprama.[bbn/nod/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1382 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1050 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 896 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026