Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswa SD Ramai-Ramai Tangkap Pelajar SMP yang Mencuri di Sekolahnya

Selasa, 25 Oktober 2016, 18:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

BeritaBali.com, Tabanan. Anak-anak siswa SD 3 Banjar Anyar, Kediri, memergoki dan menangkap tiga siswa SMP yang mencuri di sekolahnya. Ketiga anak SMP tersebut kemudian digelandang ke Polsek Kediri, Senin malam (24/10).
 
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, ketiga anak SMP di Tabanan itu melakukan aksinya sekitar pukul 16.30 wita di ruangan guru. Namun naas aksi tersebut diketahui oleh anak anak SD sedang bermain di sekitar sekolah. Anak –anak SD itu secara beramai ramai  berhasil menangkap pelaku. Karena sudah dua kali terjadi kemalingan di SD tersebut, pihak sekolah kemudian melaporkan ke Polsek Kediri.
 
Kepala Sekolah salah satu SD di Kecamatan Kediri, I Made Budana (52) membenarkan bahwa sekolahnya terjadi pencurian. Dan dirinya pertama kali mengetahui informasi tersebut dari kepala lingkungan. 
 
"Saya menerima laporan dari pak kadus sekitar jam setengah lima sore, pak kadusnya menghubungi saya bahwa ada pencurian di sekolah, katanya tolong ditahan, karena sudah ditangani polisi," ujarnya, Selasa, (25/10) . 
 
Ia menjelaskan uang yang hilang tidak banyak, hanya alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan uang kurang lebih  Rp 30 ribu. Namun kejadian ini adalah yang kedua kalinya, Pertama pernah terjadi kehilangan speaker aktif dan uang  Rp  10 ribu di sekolahnya. Saat itu tidak dilaporkan ke polisi, Karena kejadianya sudah dua kali maka ia pun memutuskan untuk lapor polisi.
 
"Karena hilang itu speaker dan uang koperasi Rp 10 ribu, tidak saya laporkan, karena ada inisiatif menelusuri ke siswa, karena ada kehilangan ke dua kalinya, kami gak masalah dilaporkan ke polisi, menurut keterangan polisi, bahwa pelaku adalah salah satu diantara ketiga anak itu," ucapnya. 
 
Ditambahkanya, pelaku masuk ke halaman sekolah dengan loncat tembok. Setelah itu memasuki ruangan guru dengan masuk melewati jendela. 
 
"Loncat lewat tembok penyengker, lalu masuk lewat jendela, kebetulan ada anak SD bersepeda di depan sekolah dan melihat ada yang masuk, anak anak teriak teriak, masyarakat datang dan satu orang ditangkap, satu orang lari," jelasnya.
 
Terkait hal tersebut, Kapolsek Kediri Kompol I Putu Suprama saat dikonfirmasi lewat telepon seluler membenarkan kejadian tersebut. Untuk pelaku yakni PBH (13 ) dan BDS (14)  pelajar SMP salah satu sekolah dari kecamatan Tabanan sudah dilepas karena masih anak anak. 
 
Akibat kejadian tersebut, sekolah diperkirakan mengalami kerugian sekitar 230 ribu. "Motif pelaku masih belum diketahui, yang jelas kita masih dalami," ucap Suprama.[bbn/nod/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami