Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 3 Mei 2026
Wabup Kasta: FKUB Harus Dimanfaatkan Dengan Maksimal
Selasa, 29 November 2016,
00:00 WITA
Follow
Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, memberikan pengarahan pada acara Sosialisasi Hasil Musyawarah Antara Umat beragama dan Konferensi Nasional II FKUB Tahun 2016 . [source: istimewa]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com - Klungkung. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) jangan hanya dibentuk saja. Melainkan juga harus difasilitasi dengan anggaran. Sehingga, FKUB dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Klungkung.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, saat memberikan pengarahan pada acara Sosialisasi Hasil Musyawarah Antara Umat beragama dan Konferensi Nasional II FKUB Tahun 2016 pada Senin (28/11) di Ruang Rapat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung.
Sosialisasi ini juga dihadiri oleh ketua FKUB Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua FKUB Kabupaten Klungkung I Wayan Adnyana, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung Ida Bagus Made Oka Yusa Manuaba, serta Dewan Penasehat lembaga Umat dan Tokoh Umat beragama se Kabupaten Klungkung.
Lebih lanjut, Wabup Kasta yang juga selaku Ketua Pembina FKUB Kabupaten Klungkung menyampaikan FKUB Kabupaten Klungkung harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam menanggulangi masalah kerukunan umat beragama yang harus diselesaikan dengan Musyawarah dan dialog- dialog dengan pikiran yang jernih, jiwa dan hati yang baik.
"Mari kita bersama-sama tumbuhkan rasa kebersamaan dan jaga kerukunan antar umat beragama di kabupaten Klungkung,” jelas Wabup Kasta.
Salah satu pengurus FKUB Provinsi Bali, I Gede Nurjaya, mengatakan adapun program-program yang sudah ditetapkan antara lain, mengadakan dialog dengan tokoh-tokoh umat, menampung aspirasi organisasi masyarakat dan menyalurkannya aspirasi tersebut, serta menambah kapasitas dan wawasan dengan melakukan kunjungan-kunjungan ke daerah.
Ketua FKUB Provinsi Bali dalam arahanya menyampaikan hidup rukun harus diwujudkan. Tanpa kerukunan, tidak akan bisa diwujudkan kedamaian dan ketentraman antar umat beragama. Hal ini tentunya juga harus diimbangi dengan kesigapan para pemimpin-pemimpin umat dengan mengadakan sosialisasi dan koordinasi.
Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan, Bali sudah menjadi ikon nasional dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia mengatakan, dalam mempertahankan hal tersebut, Bali memiliki identitas filosofis, menguatkan Pancasila, Menyame Braya, dan Tat Twam Asi.
“Di Bali, kita sudah punya warisan leluhur, yakni konsep menyame braya, Tat Twam Asi. Selain itu untuk skala nasional kita terus dengungkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, bahwa kita semua bersaudara satu sama lainnya,” ujar Agung Putra Sukahet. [rls/pur/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 319 Kali
02
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 307 Kali
03
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026