Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Soal Cagub PDIP, Oneng Minta Bali Tidak Ribut

Selasa, 27 Desember 2016, 15:00 WITA Follow
Beritabali.com

I Wayan Koster saat berbicara khusus dengan Adi Wiryatama pada pelantikan pengurus ranting se-Kabupaten Tabanan di Pura Luhur Batukaru. [ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Sekretaris pusat analisa dan pengendali situasi DPP PDIP, Rieke Diah Pitaloka Intan Purnamasi meminta kepada kader PDIP di Bali tidak ribut menjelang hajatan pemilihan gubernur Bali. 
 
“Tidak perlu ada yang diributkan, kalau kita solid berarti kita sudah memanangkan setengah pertempuran,” tandasnya dalam pidato pelantikan 1197 orang pengurus ranting se-Kabupaten Tabanan di Wantilan Pura Luhur Batukaru, Senin (26/12).
 
BACA JUGA: 
Ia yang kerap disapa Oneng ini menegaskan kader PDIP di Bali jangan berebut menjadi calon gubernur mengingat ada agenda besar nasional yang lebih penting yang harus diwaspadai. 
 
“Indonesia sedang dalam pancaroba, NKRI sedang mengalami cobaan yang tidak ringan,” tandasnya.
 
Untuk itu kader banteng bukanlah orang yang  berdiam diri menyaksikan keadaan bangsa dan negara ini. 
 
“Tugas kita kader PDIP  bergerak menjaga keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945,” tadasnya.  
 
Lontaran pernyataan itu diungkapkan Diah Pitakola karena menyimak situasi kekinian yang terjadi di Bali menjelang Pemilihan Gubernur Bali. Intinya Ia tetap mengajak seluruh kader, simpatisan, pengurus partai dari tingkat bawah sampai atas agar tetap solid membesarkan PDIP.  
 
Dipastikan Ia akan terus memantau perkembangan PDIP di Bali, apalagi menjelang pilgub nanti. 
 
BACA JUGA: 
Sementara, dalam kesempatan yang sama, I Wayan Koster berdalih dirinya telah ditunjuk sebagai calon gubernur Bali meskipun belum ada rekomendasi resmi dari DPP PDIP. 
 
Ia juga menyatakan bahwa telah memohon permintaan khusus pada Adi Wiryatama agar jalannya dimuluskan. Sedangkan, ketika ditemui disaat yang sama, Adi Wiryatama sama sekali tidak ingin mengomentari pidato I Wayan Koster tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa semua pihak harus menghormati proses dan mekanisme partai. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami