Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 1 November 2026
Salah Satu Simpatisan ISIS Jebolan S2 Australia
Pemeriksaan WNI Yang Ditangkap Di Turki
Kamis, 26 Januari 2017,
23:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Satu keluarga simpatisan ISIS sudah tiga bulan dikejar Interpol dan tentara Turki. Dalam pengejaran, kelimanya diringkus pada 16 Januari 2017, sekitar pukul 03.00 dini hari lalu di salah satu apartemen di Turki dan kemudian dideportasi ke Indonesia.
Diketahui, Tri bersama keluarga akan melaksanakan jihad di Suriah.
Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengungkapkan, Tri merupakan keluarga yang berkecukupan. Bahkan, Tri jebolan S2 di salah satu Universitas Australia. Sehingga, saat rencana jihad di Suriah pun, Tri merogoh dompetnya sendiri, untuk biaya tiket ke Turki dan kembali ke Indonesia.
“Mereka ke Suriah dengan biaya sendiri,” kata AKBP Hengky.
Keberangkatan kelima simpatisan ISIS itu dibantu oleh jaringan ISIS yang tersebar di Thailand, Instanbul dan Suriah. Mereka melakukan komunikasi melalui pesan singkat atau SMS.
“Jadi, kalau dilihat dari rute perjalanannya dari Indonesia dan tiba di Instanbul, sudah dirancang matang-matang. Bahkan dokumen pun sudah disiapkan,” tegasnya.
Setelah di Instanbul Turki, kelimanya berpindah tempat agar tidak terendus petugas. Namun, ternyata petugas Interpol dan tentara Turki sudah menarget satu keluarga ini. Selama tiga bulan dikejar, akhirnya mereka ditangkap pada 16 Januari 2017, sekitar pukul 03.00 dinihari lalu di salah satu apartemen di Tukri. Setelah ditangkap, kelimanya diperiksa.
“Selama seminggu kepolisian Tukri memeriksa mereka. Kemudian mereka dideportasi ke Indonesia tanpa bantuan biaya,” ucap AKBP Hengky.
Barang bukti yang dibawa kelimanya yakni alat-alat komunikasi dan sejumlah dokumen penting.
Diduga tak ada pasal yang dilanggar, namun keluarga ini dikawal ketat.
“Tentunya tim yang menangani memiliki pertimbangan tentang hal tersebut. Seperti dihawatirkan mereka menyebarkan paham deradikalisasi dan memberikan informasi kondisi di sana (Suriah) serta merekrut warga Indonsesia untuk bergabung dengan ISIS,” tegasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
01
02
03
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 267 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 106 Kali
05
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026