Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Desa Kamasan Jadi Desa Wisata
Sabtu, 28 Januari 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Dalam Rangka Promosi Wisata Desa Wisata Kamasan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta menghadiri acara Lompatan Budaya Wastra Kamasan bertempat di Banjar Gria Desa Kamasan pada Jumat (27/1) kemarin.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh BNI, yang diharapkan kedepannya dapat memberikan nilai tambah serta dukungan untuk Desa Wisata kamasan.
Dijelaskannya, sebagai langkah awal Pemerintah Kabupaten Klungkung sudah melakukan perbaikan infrastruktur yang mendukung Desa Kamasan menjadi Desa Wisata. Selain Desa Kamasan, terdapat desa-desa sekitar meliputi Desa Tojan dan Desa Gelgel dan desa lainnya yang nantinya akan menjadi Desa pendukung.
"Karena apabila hanya mengandalkan seni Wayang Klasik tentu tidak akan bisa bisa maksimal mendukung terciptanya Desa Wisata kamasan, oleh sebab itu perlu dukungan dari sumberdaya yang ada yakni, uang kepeng, kerajinan perak dan kuningan, tenun, dan lain-lain," jelas Suwirrta.
Suwirta berharap kepada para pengrajin dan pihak Bank BNI agar bisa memiliki komitmen bersama dan bisa saling dukung guna mewujudkan terciptanya Desa Wisata Kamasan.
Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Anak Agung Ngurah Puspayoga yang juga hadir menyatakan bahwa bagian yang paling sulit dari pengupayaan desa wisata adalah pemasaran.
"Perlu dikaji produk-produk kualitas terbaik, bisa laku dengan harga yang wajar dan betul-betul pengrajin mendapatkan nilai tambah, jangan sampai diluar pengrajin yang mendapatkan nilai tambah sehingga membuat pengrajin merugi," jelasnya.
Sementara, penggagas Ide Desain Wastra kamasan Ni Luh Made Ariyati menyatakan munculnya Wastra Kamasan bermula dari bantuan Mitra Binaan BNI 46 dan Program Bupati Klungkung yakni Gema Santi (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif). Hingga akhirnya membuat karya lukisan Kamasan dapat dibuat ke dalam bentuk tas, topi, map, kipas, dan lain-lain.
Diakhir acara diisi dengan Goresan pertama Wastra yang dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Anak Agung Ngurah Puspayoga, didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, CEO BNI wilayah Bali Nusra, AA.Gde Agung Dharmawan, Anggota Dewan Tata Krama DPD Asita Bali I Dewa Gede Wisnu Arimbawa beserta Penggagas Ide Desain Wastra kamasan Ni Luh Made Ariyati.
Berita Premium
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026