Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 16 Juni 2026
ST. Yowana Banjar Lebah Sumerta Gelar Lomba Tari Jauk Manis dan Makendang Tunggal
Sabtu, 28 Januari 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peringatan HUT ST. Yowana Jaya ke- 71th Banjar Lebah, Desa Adat Sumerta, ST. Yowana Br. Lebah, Kecamatan Denpasar Timur mengadakan sebuah lomba Tari Jauk Manis dan Makendang Tunggal untuk pertama kalinya, Jumat sore, (27/1) di Balai Banjar Lebah, Desa Adat Sumerta.
Kegiatan ini pun dihadiri dan disaksikan langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus membuka festival yang ditandai dengan Nepak Kendang (Pemukulan Kendang).
Sebelum lomba tari jauk manis dan makendang tunggal Banjar ini di mulai, para penonton dipukau dengan penampilan penari jauk manis dan mekendang tunggal yang dimainkan oleh warga setempat. Uniknya, tukang kendang tunggal ini dimaikan oleh wanita.
Dengan luwes dan gagah penari ini menarikan tarian jauk dengan pakem-pakem yang kokoh sesuai dengan karakter jauk yang kuat. Diiringi dengan irama kendang yang memicu semangat, tarian jauk ini pun semakin lincah ditarikan untuk menghibur para penonton.
Sementara Ketua Panita Lomba I Gede Darma Sadnyana mengatakan, selain untuk melestarikan seni budaya, lomba tari jauk manis dan makendang tunggal ini juga sebagai sebagai ajang untuk menggali potensi seniman muda Denpasar.
Disebutkan pula, lomba tari jauk manis dan makendang tunggal ini di ikuti oleh 46 pasang peserta se-Bali dengan katagori umum.
Lomba dibagi dalam dua hari pelaksanaan lomba yakni pada tanggal 27 Januari 2017 sebanyak 23 pasang penari serta pekendang dan tanggal 28 Janurai 2017 sisanya sebanyak 23 pasang lagi.
Salah satu peserta penari Made Redi Kesuma asal Gianyar mengatakan, lomba tari jauk manis dan makendang tunggal se-Bali yang diselenggarakan ST. Yowana Jaya, Br. Lebah Denpasar ini sangatlah bagus dan menarik sekali.
"Lewat lomba seperti ini kita sebagai penari bisa menyalurkan bakat dan hobi sekaligus bisa menampilkan sebuah karya seni budaya Bali dengan pakem-pakem yang ada guna pelestarian seni budaya kususnya tari jauk dan kendang. Apa lagi ini lomba se-Bali, pasti akan banyak sekali penari-penari muda yang akan menunjukan keahliannya dalam menari dan saya harapkan lomba-lomba seperti ini bisa terus diselenggarakan," jelasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026