Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 2 Mei 2026
ST. Yowana Banjar Lebah Sumerta Gelar Lomba Tari Jauk Manis dan Makendang Tunggal
Sabtu, 28 Januari 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peringatan HUT ST. Yowana Jaya ke- 71th Banjar Lebah, Desa Adat Sumerta, ST. Yowana Br. Lebah, Kecamatan Denpasar Timur mengadakan sebuah lomba Tari Jauk Manis dan Makendang Tunggal untuk pertama kalinya, Jumat sore, (27/1) di Balai Banjar Lebah, Desa Adat Sumerta.
Kegiatan ini pun dihadiri dan disaksikan langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus membuka festival yang ditandai dengan Nepak Kendang (Pemukulan Kendang).
Sebelum lomba tari jauk manis dan makendang tunggal Banjar ini di mulai, para penonton dipukau dengan penampilan penari jauk manis dan mekendang tunggal yang dimainkan oleh warga setempat. Uniknya, tukang kendang tunggal ini dimaikan oleh wanita.
Dengan luwes dan gagah penari ini menarikan tarian jauk dengan pakem-pakem yang kokoh sesuai dengan karakter jauk yang kuat. Diiringi dengan irama kendang yang memicu semangat, tarian jauk ini pun semakin lincah ditarikan untuk menghibur para penonton.
Sementara Ketua Panita Lomba I Gede Darma Sadnyana mengatakan, selain untuk melestarikan seni budaya, lomba tari jauk manis dan makendang tunggal ini juga sebagai sebagai ajang untuk menggali potensi seniman muda Denpasar.
Disebutkan pula, lomba tari jauk manis dan makendang tunggal ini di ikuti oleh 46 pasang peserta se-Bali dengan katagori umum.
Lomba dibagi dalam dua hari pelaksanaan lomba yakni pada tanggal 27 Januari 2017 sebanyak 23 pasang penari serta pekendang dan tanggal 28 Janurai 2017 sisanya sebanyak 23 pasang lagi.
Salah satu peserta penari Made Redi Kesuma asal Gianyar mengatakan, lomba tari jauk manis dan makendang tunggal se-Bali yang diselenggarakan ST. Yowana Jaya, Br. Lebah Denpasar ini sangatlah bagus dan menarik sekali.
"Lewat lomba seperti ini kita sebagai penari bisa menyalurkan bakat dan hobi sekaligus bisa menampilkan sebuah karya seni budaya Bali dengan pakem-pakem yang ada guna pelestarian seni budaya kususnya tari jauk dan kendang. Apa lagi ini lomba se-Bali, pasti akan banyak sekali penari-penari muda yang akan menunjukan keahliannya dalam menari dan saya harapkan lomba-lomba seperti ini bisa terus diselenggarakan," jelasnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
01
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 248 Kali
02
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 222 Kali
03
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026