Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Pameran Ratusan Keris Nusantara di Puri Anom Tabanan
Kamis, 9 Februari 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ratusan keris dari nusantara akan dipamerkan di Puri Anom Tabanan dalam pameran budaya dan bursa keris nusantara selama lima hari dari Jumat (10/2) hingga Selasa (14/2).
Ratusan bilah keris dalam parade budaya dan keris nusantara tersebut berasal dari Bali, Lombok, Madura, Malang, Surabaya, dan Jawa Tengah.
[pilihan-redaksi]
Pameran keris nusantara yang baru pertama kali digelar bertemakan Petinget Tumpek Landep, bertujuan untuk melestarikan salah satu peninggalan budaya bangsa yang adiluhung. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Forum Pelestari Budaya Tabanan Anak Agung Ngurah Panji Astika dari Puri Anom Tabanan, Rabu (8/2).
Dijelaskanya, keris selama ini diidentikan secara luas di Indonesia sebagai sebuah beda yang bersifat mistik, dekat dengan dunia perdukunan dan klenik. Sehingga generasi muda merasa malu dan takut mengenal dunia perkerisan. Padalah keris pada jaman dulu adalah perlengkapan wajib bagi seorang pria dan menunjukan status serta prestise seseorang.
“Keris merupakan harta turun temurun yang tak ternilai harganya,” jelas Ngurah Panji.
Disamping itu keris merupakan ciri khas bangsa Indonesia, karena budaya keris tidak dapat ditemukan dan ditiru oleh bangsa bangsa lain di dunia.
“Teknologi metalurgi sudah dikenal oleh bangsa Indonesia ribuan tahun yang lalu, yang kemudian dipakai untuk membuat keris dibalut cita rasa yang tinggi yang melekat pada setiap daerah di Indonesia,” jelasnya.
Sejatinya, kata Ngurah Panji, keris adalah sebuah teknologi mutahir yang dibungkus denga kekayaan seni budaya bangsa Indonesia, sehingga bisa menjadi salah satu ciri khas bangsa yang sangat membanggakan.
"Salah satu tujuan pameran ini adalah menegaskan kembali kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih mencintai budaya asli bangsa Indonesia. Jangan sampai produk budaya kita yang adiluhung ini ditinggalkan. Kita justru mengadopsi budaya luar yang belum tentu sejalan denagn jiwa bangsa Indonesia,” tandasnya.
Dalam pemeran keris tersebut, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 28 stand yang masing-masing stan memamerkan sekitar 30 bilah keris. Keris yang dipamerkan ada yang sudah berumur dan memiliki sejarah tinggi maupun keris yang baru saja dibuat.
[pilihan-redaksi2]
“Peserta dari bali yang juga akan berpartisipasi adalah dari Denpasar, Karangasem, Klungkung. Sementara dari Tabanan akan dilibatkan dua pengrajin keris,” tambahnya.
Selain keris juga akan dipamerkan batu permata, diadakan pula lomba menggambar, dan ditutup pentas budaya oleh paguyuban saput poleng.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 790 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 692 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 514 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 495 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026