Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Inovasi Ternak Babi Dengan Sistem Murphy Brown
Jumat, 10 Februari 2017,
12:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beternak Babi di daerah perkotaan menjadi sebuah tantangan bagi para peternak. Apalagi di Kota Denpasar dengan kawasan pemukiman yg semakin padat harus memiliki sebuah inovasi dalam beternak Babi. Seperti yang dilakukan kelompok penggemukan babi dikawasan penatih yang mengadopsi sistem Murphy Brown untuk penggemukan babi.
Dari penataan kandang, pemberian pakan, kesehatan babi hingga pengolahan limbah dilakukan secara baik. Kegiatan peternak yang dipimpin dr. Deni Surasandi, Sp.OG ini, Kamis (9/2) ditinjau langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra.
Kehadiran Walikota Rai Mantra juga didampingi Camat Denpasar Selatan A.A Gede Risnawan dan Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati yang berkaitan banyaknya masyarakat yang berprofesi dalam penggemukan babi dikawasan Kelurahan Sesetan. Sehingga dari kunjungan ini Rai Mantra mengharapkan dapat melakukan pembelajaran bagi para peternak.
"Dengan pola kandang, pemberian makan dan sistem pengolahan limbah secara baik ini dapat dijadikan obyek pembelajaran bagi peternak," ujar Walikota Rai Mantra didampingi Kadis Pertanian Kota Denpasar I Gede Ambara Putra.
Menurut Rai Mantra kondisi kandang dengan ukuran yang telah ditentukan dan sistem limbah secara baik tidak menimbulkan bau dan dampak bagi lingkungan sekitar. Dari sistem beternak seperti ini sebagai solusi dalam beternak dan penggemukan babi. Kedepan Rai Mantra memerintahkan Kadis Pertanian untuk melakukan sinergi dalam pengembangan teknologi bio gas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lingkungannya.
Sementara dr. Deni Surasandi, Sp.OG mengatakan pihaknya melakukan kerja sama dengan peternak dikawasan penatih dengan bibit diperoleh dikawasan setempat. Sistem penggemukan babi dengan mengadopsi sistem Murphy Brown yang diperoleh dari YouTube. Tentu dengan tantangan yang terus dihadapi seperti saat pembuatan kandang dengan alas kandang babi terbuat dari Payberglas diperolah dari Jakarta.
Saat ini pihaknya memiliki 120 kandang dengan jumlah babi penggemukan sebanyak 60 ekor dengan jenis Lendris, Duroc, dan Saddleback. Ukuran kandang satu blok yakni tinggi 1 meter lebar 50 cm panjangnya 198 cm dengan melibatkan tiga pekerja dari pemberian makan dua kali sehari serta secara rutin setiap dua bulan sekali memberikanan obat cacing.
"Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Walikota Rai Mantra yang telah siap membantu untuk pengolahan teknologi limbah," ujarnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3819 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1764 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026