Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Mereduksi Lakalantas, Operasi Simpatik Agung 2017 Dimulai
Kamis, 2 Maret 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dalam Operasi Simpatik Agung 2017 yang berlangsung selama 21 hari, yang dimulai kemarin (1/3), Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose meminta agar seluruh jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) di Bali untuk bersikap humanis kepada masyarakat pengguna jalan. Polantas juga diminta untuk tampil tidak melakukan penindakan tapi bisa mereduksi lakalantas, pelanggaran dan agar polisi semakin dipercaya masyarakat.
[pilihan-redaksi]
Instruksi itu disampaikan Kapolda Petrus kepada ratusan anggota Dit Lantas Polda Bali di Mapolda Bali, saat menggelar Operasi Simpatik Agung 2017, pada Rabu (1/3) kemarin. Hadir dalam acara instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polisi Militer dan Jasa Raharja. Irjen Petrus menegaskan, Operasi Simpatik yang digelar selama 21 hari ini lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.
“Operasi Simpatik berlangsung selama 21 hari dimulai hari dan sasarannya para pengemudi. Operasi Simpatik ini tampil tidak melakukan penindakan tapi bisa mereduksi lakalantas, pelanggaran dan bagaimana polisi bisa meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat,” tegas jenderal asal Manado ini.
Namun, untuk pengendara yang mengabaikan keselamatan seperti tidak mengenakan helm dan sabuk pengaman tetap dilakukan penindakan berupa tilang.
”Melalui Operasi Simpatik diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Irjen Golose mengajak seluruh masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
[pilihan-redaksi2]
“Marilah berkendara secara santun, patuhi rambu-rambu lalu lintas, serta melengkapi surat-surat kendaraan saat akan bepergian,” harapnya.
Sementara disela-sela Operasi Simpatik, Kapolda Bali didampingi Direktur Lantas Polda Kombes Pol AA Made Sudana menyerahkan kursi roda dan tongkat ketiak kepada masyarakat yang mengalami cacat akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Dalam catatan, selama tahun 2016, jumlah tilang sebanyak 2016 78.857 kasus dan teguran 16.748 kasus. Sedangkan kasus kecelakaan 1.628 kasus, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 1.492 kasus. Sementara korban tewas akibat kecelakaan sebanyak 485 jiwa, luka berat 385 dan luka ringan 2.114. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1000 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026