Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mereduksi Lakalantas, Operasi Simpatik Agung 2017 Dimulai
Kamis, 2 Maret 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dalam Operasi Simpatik Agung 2017 yang berlangsung selama 21 hari, yang dimulai kemarin (1/3), Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose meminta agar seluruh jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) di Bali untuk bersikap humanis kepada masyarakat pengguna jalan. Polantas juga diminta untuk tampil tidak melakukan penindakan tapi bisa mereduksi lakalantas, pelanggaran dan agar polisi semakin dipercaya masyarakat.
[pilihan-redaksi]
Instruksi itu disampaikan Kapolda Petrus kepada ratusan anggota Dit Lantas Polda Bali di Mapolda Bali, saat menggelar Operasi Simpatik Agung 2017, pada Rabu (1/3) kemarin. Hadir dalam acara instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polisi Militer dan Jasa Raharja. Irjen Petrus menegaskan, Operasi Simpatik yang digelar selama 21 hari ini lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.
“Operasi Simpatik berlangsung selama 21 hari dimulai hari dan sasarannya para pengemudi. Operasi Simpatik ini tampil tidak melakukan penindakan tapi bisa mereduksi lakalantas, pelanggaran dan bagaimana polisi bisa meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat,” tegas jenderal asal Manado ini.
Namun, untuk pengendara yang mengabaikan keselamatan seperti tidak mengenakan helm dan sabuk pengaman tetap dilakukan penindakan berupa tilang.
”Melalui Operasi Simpatik diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Irjen Golose mengajak seluruh masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
[pilihan-redaksi2]
“Marilah berkendara secara santun, patuhi rambu-rambu lalu lintas, serta melengkapi surat-surat kendaraan saat akan bepergian,” harapnya.
Sementara disela-sela Operasi Simpatik, Kapolda Bali didampingi Direktur Lantas Polda Kombes Pol AA Made Sudana menyerahkan kursi roda dan tongkat ketiak kepada masyarakat yang mengalami cacat akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Dalam catatan, selama tahun 2016, jumlah tilang sebanyak 2016 78.857 kasus dan teguran 16.748 kasus. Sedangkan kasus kecelakaan 1.628 kasus, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 1.492 kasus. Sementara korban tewas akibat kecelakaan sebanyak 485 jiwa, luka berat 385 dan luka ringan 2.114. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2278 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026