Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Lanud Ngurah Rai Luncurkan Gatra Akasa, Portal Informasi Dirgantara Berbasis Digital
Hari Bakti TNI AU ke-79
bbn/dok Lanud Ngurah Rai/Lanud Ngurah Rai Luncurkan Gatra Akasa, Portal Informasi Dirgantara Berbasis Digital.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di hari ketika TNI Angkatan Udara memperingati 79 tahun Hari Bakti—hari yang mengabadikan pengorbanan Marsda TNI (Anumerta) Agustinus Adisutjipto, Marsda TNI (Anumerta) Abdulrachman Saleh, dan para perintis dirgantara bangsa—Pangkalan TNI AU I Gusti Ngurah Rai menorehkan babak baru dalam perjalanan transformasinya.
Seusai upacara Hari Bakti TNI AU ke-79, Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., secara resmi meluncurkan Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara), kanal informasi resmi sekaligus e-magazine digital interaktif pertama dalam sejarah pangkalan.
Yang menjadikan peluncuran ini istimewa bukan hanya bentuknya, melainkan juga kecepatan realisasinya. Gagasan Gatra Akasa dicetuskan Kolonel David pada hari-hari awal masa kepemimpinannya, dan dalam hitungan pekan sejak serah terima jabatan, gagasan tersebut telah terwujud secara utuh: portal resmi, e-magazine edisi perdana, arsip digital, hingga personel pangkalan yang terlatih untuk mengelolanya. Sebuah bukti bahwa di tangan kepemimpinan yang tepat, transformasi dapat diwujudkan secara cepat, terarah, dan berkelanjutan.
"Saya seorang penerbang. Di udara, akurasi bukan pilihan—akurasi adalah keselamatan. Prinsip yang sama saya bawa ke darat: informasi dari pangkalan ini harus akurat, resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lanud I Gusti Ngurah Rai berdiri di gerbang pariwisata Indonesia, disaksikan dunia setiap hari. Sudah semestinya pangkalan ini juga menjadi gerbang akurasi informasi dirgantara," ujar Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.
Nama Gatra Akasa dipilih dengan makna yang mendalam: gatra berarti wujud atau rupa, sedangkan akasa berarti langit—mewakili wajah resmi pangkalan di cakrawala digital. E-magazine perdananya hadir dalam format flipbook interaktif berbalut estetika Bali, memadukan wibawa tradisi dirgantara dengan kearifan lokal tempat pangkalan berdiri.
Filosofi tersebut juga tercermin pada lambangnya: helai-helai bulu sayap yang terurai menjadi kepingan piksel—sebuah simbol bahwa tradisi tidak ditinggalkan, melainkan diterbangkan menuju bentuk baru.
"Setiap generasi di pangkalan ini menorehkan pengabdiannya. Yang membedakan hanyalah satu: apakah pengabdian itu terdokumentasi atau hilang ditelan waktu. Gatra Akasa adalah cara kami memastikan tidak ada lagi pengabdian yang hilang. Apa yang kami kerjakan hari ini akan dapat dibaca oleh prajurit yang bahkan belum lahir," lanjut Komandan.
Edisi perdana Gatra Akasa menyajikan kisah perjalanan kepemimpinan Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, mulai dari riwayat jabatan, visi dan misi, hingga arah transformasi yang diusung selama masa pengabdian. Di balik layar, transformasi ini juga disertai langkah yang tidak kalah penting, yakni peningkatan kapasitas personel Lanud dalam produksi konten, pengelolaan portal, dan tata kelola arsip digital, sehingga ke depan Gatra Akasa dapat dikelola secara mandiri oleh prajurit pangkalan sendiri.
Digitalisasi yang dibangun bukan sekadar teknologi, melainkan kemampuan yang melekat pada satuan. Bagi masyarakat, kehadiran Gatra Akasa menghadirkan kepastian sumber informasi. Di tengah derasnya arus informasi yang tidak selalu dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat Bali dan pecinta dirgantara kini memiliki satu alamat resmi untuk mengenal kegiatan, sejarah, dan pengabdian pangkalan secara langsung dari sumbernya.

Setiap artikel yang diterbitkan melalui proses penelaahan redaksi internal Lanud guna memastikan akurasi sebagaimana makna nama yang disandangnya. Langkah Lanud I Gusti Ngurah Rai ini hadir di tengah dorongan transformasi digital di lingkungan institusi pertahanan. Sebagai pangkalan yang berdampingan dengan bandar udara internasional tersibuk kedua di Indonesia, Lanud I Gusti Ngurah Rai kerap menjadi wajah TNI Angkatan Udara yang pertama disaksikan dunia.
Kehadiran Gatra Akasa diharapkan menjadi sumbangsih pangkalan bagi pengembangan digitalisasi satuan—sebuah contoh sederhana mengenai bagaimana arsip, akurasi, dan kemandirian digital dapat dibangun mulai dari tingkat pangkalan. Dalam mewujudkan gagasan tersebut, Lanud I Gusti Ngurah Rai didukung oleh Juara Holding Group melalui program tanggung jawab sosial (CSR) non-komersial di bidang dokumentasi, arsip digital, dan pelatihan, sepenuhnya di luar aspek operasional.
Keahlian yang selama ini digunakan Juara Holding Group dalam bidang media digital, produksi kreatif, dan hospitality diabdikan untuk mendukung terwujudnya gagasan tersebut dengan standar terbaik, sebelum pengelolaannya sepenuhnya dilanjutkan oleh personel pangkalan.
"Ini sepenuhnya buah visi Komandan David. Kami bekerja di dunia media digital dan hospitality—bidang yang menuntut presisi, estetika, dan penghormatan terhadap cerita. Ketika beliau memaparkan visinya tentang arsip sebagai warisan, kami memahami bahwa keahlian kami menemukan ruang pengabdiannya. Tugas kami hanya memastikan gagasan besar itu berdiri dengan standar terbaik yang kami mampu. Selebihnya, panggung ini milik pangkalan dan para prajuritnya. Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menjadi bagian kecil dari sejarah yang ditorehkan Komandan," ujar Agung Afif, Owner Juara Holding Group.
Baca juga:
Puluhan Wartawan Datangi Lanud Ngurah Rai
Rangkaian peluncuran turut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama program CSR antara Lanud I Gusti Ngurah Rai dan JHG serta penyerahan Penghargaan Gatra Akasa “Sayap Akasa” kepada Komandan selaku Pelopor Inovasi Digitalisasi Pangkalan. Tujuh puluh sembilan tahun lalu, para perintis TNI Angkatan Udara mengudara dengan pesawat sederhana dan keberanian yang luar biasa.
Hari ini, dari gerbang pariwisata Indonesia, semangat yang sama diterbangkan dalam wujud baru. Gatra Akasa dapat diakses publik melalui gatraakasa.com.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2959 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun