Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Ditinggal Beli Makan, Begitu Kembali Ogoh-Ogoh yang Belum Diarak Ludes Dilalap Api
Ogoh-ogoh seka Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Santi, Banjar Penatahan Kaja, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Tabanan ludes terbakar. [bbcom]
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Diduga dibakar oleh orang tak dikenal, ogoh-ogoh yang dibuat Seka Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Santi, Banjar Penatahan Kaja, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Tabanan ludes hanya tinggal besi penyangganya saja.
[pilihan-redaksi]
Menurut penuturan I Made Fendi Prasetya (22) ketua STT Yowana Dharma Santi, Selasa (21/3) , ogoh-ogoh yang mereka buat berbahan dasar Styrofoam dan diketahui sudah ludes Senin dini hari (20/3).
Sebelum diketahui ludes dilalap api, hari Minggu (19/3) sore, Ia bersama anggota seka teruna melakukan pengecatan, hingga pukul 24.00 Wita.
"Lalu sekitar pukul 00.30 ada pemuda yang pulang, dan ada juga empat orang pemuda yang membeli makanan ke Kota Tabanan," jelasnya.
Setelah usai membeli makanan, empat pemuda itu pun kembali ke Banjar sekitar pukul 01.30 WITA. Saat itu lah dua orang pemuda yakni I Wayan Eka Saputra (23) dan Putu Rama melihat jika ogoh-ogoh buatan mereka sudah ludes dan nyala api masih ada dibagian bawah ogoh-ogoh dan hanya menyisakan rangka besinya saja.
"Setelah itu teman yang melihat langsung memberi tahu teman-teman lainnya yang kebetulan masih ada di warung di selatan banjar," tambahnya.
Ia sangat menyayangkan kejadian tersebut, karena selama ini seluruh anggota STT Yowana Dharma Santi berkerja keras merampungkan ogoh-ogoh yang akan diarak pada malam pengerupukan tanggal 27 Maret mendatang.
Dugaan ogoh-ogoh dibakar oleh orang tidak dikenal belum berani disimpulkan, karena memang tidak ada bukti maupun saksi yang melihat. Namun dari fakta yang ada, memang ada mengarah kesana.
Sementara itu salah satu warga setempat Wayan Susila (50) sangat menyangkan kejadian tersebut. Ia yang hampir setiap malam ikut membantu seka teruna membuat ogoh-ogoh berharap mental anak-anak muda STT Yowana Dharma Santi tidak kendur dengan kejadian tersebut.
[pilihan-redaksi2]
Ia juga mengakui kalau pihak adat memberikan pinjaman uang untuk membeli ogoh-ogoh agar bisa diarak pada malam pengerupukan tanggal 27 Maret 2017 mendatang.
“Setelah berkoordinasi, pihak adat memberikan pinjaman kepada para pemuda untuk membeli ogoh-ogoh yang berasal dari kas adat,” jelasnya. [nod/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 386 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 380 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik