Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 16 Juni 2026
Ini Akibat Terlalu Banyak Konsumsi Gorengan
Sabtu, 8 April 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Kebanyakan orang memilih karbohidrat sebagai asupan makanan harian. Salah satunya adalah makan tidak lengkap tanpa gorengan. Namun, apakah itu baik untuk kesehatan?
Menurut dr. Tommy P.Sibuea SpPD, saat ini kebanyakan orang lebih memilih konsumsi karbohidrat. Justru, karbohidrat tersebut diganti dengan gorengan.
[pilihan-redaksi]
"Ini akan memicu hepatitis B dan hepatitis C serta akhirnya menjadi kanker hati," kata dr. Tommy P.Sibuea SpPD saat ditemui di ulang tahun RS Tebet 35 tahun, Jakarta, baru - baru ini.
Masih menurut Tommy, timnya pernah melakukan penelitian pada anak kuliahan di daerah Kenari. Kebiasaan makan anak - anak cenderung kepada konsumsi karbohidrat berlebih.
"Mereka makan pagi gorengan, siang gorengan, malam mie tek - tek. Ini akan berakibat dengan penyakit," tambahnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, saat ini orang banyak memilih makan yang praktis. Contoh saja di warteg. Memang memiliki beragam menu, namun setiap orang ketika diperhatikan pasti memilih gorengan sebagai lauk.
"Sebaiknya kita mulai menggeser kebiasaan makan enak menjadi makan sehat. Mulai dari mengganti nasi putih dengan nasi merah, pilihan lainnya kentang, dan gandum, sayuran dan buah juga penting sebagai sumber serat untuk tubuh," paparnya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026