Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Emmanuel Macron, Presiden Baru Prancis
Senin, 8 Mei 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Paris. Hasil pemilihan presiden Prancis telah keluar, dan Emmanuel Macron terpilih sebagai presiden baru di negara itu, Minggu (7/5/2017) waktu setempat, demikian lasir Reuters.
Macron menang setelah mengalahkan Marine Le Pen, nasionalis kanan ekstrem yang mengancam mengeluarkan Prancis dari Uni Eropa.
[pilihan-redaksi]
Macron menjadi pemimpin paling muda di Prancis sejak era Napoleon Bonaparte. Bankir investasi berusia 39 tahun itu pernah dua tahun menjadi menteri luar negeri Presiden Francois Hollande.
Kemenangan Macron memenuhi dahaga lama rakyat Prancis kepada hadirnya perubahan generasi pemimpin dalam politik Prancis yang selama bertahun-tahun terus-terusan diisi wajah-wajah lama.
Dia akan menjadi pemimpin paling muda di antara para pemimpin Kelompok G7. Dia disandingkan dengan pemimpin muda Barat baik di masa lalu maupun sekarang, mulai PM Kanada Justin Trudeau sampai mantan PM Inggris Tony Blair dan bahkan mendiang Presiden AS John F. Kennedy.
Namun, kemenangan 66 persen suara atas Marine Le Pen yang hanya 34 persen, diselimuti oleh tingginya angka golput yang mencapai 25 persen yang merupakan paling tinggi dalam seabad ini. Itu ditambah dengan 11 persen kotak suara hilang atau rusak selama pilpres kemarin.
Kebanyakan dari yang abstain itu para pendukung pemimpin kubu kiri ekstrem Jean-Luc Melenchon yang berpandangan mirip dengan Le Pen karena sama-sama anti-Uni Eropa dan antiglobalisasi.
Melenchon hanya meraih 19 persen pada pilpres putaran pertama, dan dia menolak mengalihkan dukungan kepada Macron yang bersama Le Pen maju ke putaran kedua.
Serikat buruh terbesar di Prancis, CFDT, menyambut kemenangan Macron namun menggarisbawahi masih tingginya suara Front Nasional pimpinan Le Pen.
Sementara itu, Le Pen akan bekerja keras mengonversikan suara hasil pilpres di parlemen dengan kian menjauhkan kaitan dengan xenofobia seperti diadopsi ayahnya, Jean Marie Le Pen. Wakilnya, Florian Philippot bahkan menyatakan tidak lagi akan menggunakan sebutan Front Nasional. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3397 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2158 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1857 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026