Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Bea Cukai Luncurkan 8 Kapal Patroli Laut di Pelabuhan Benoa
Rabu, 10 Mei 2017,
14:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bea Cukai meluncurkan 8 Kapal Patroli Laut Jaring Wallace 2017 untuk mengawasi wilayah perairan tengah dan timur dari aksi penyelundupan.
[pilihan-redaksi]
Dalam upacara pembukaan Operasi Patroli Laut Bea Cukai Jaring Wallacea 2017, Rabu (10/04) di Pelabuhan Benoa Dermaga Timur, Direktur Penindakan dan Penyidikan, Harry Mulya mengungkapkan bahwa untuk melanjutkan keberhasilan Operasi Patroli Laut di tahun 2016, tahun ini Bea Cukai kembali menggelar operasi patroli laut tersebut.
"Hal ini ditujukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan patroli laut di wilayah perairan timur Indonesia. Sebelumnya, pada Kamis (04/05) lalu, Operasi Patroli Laut Jaring Sriwijaya 2017 telah dibuka di Batam yang bertujuan mengawasi perairan barat Indonesia," ungkapnya.
Harry juga menambahkan, mengingat tren penyelundupan yang cenderung meningkat menjelang hari raya Idul Fitri, maka perlu diantisipasi dengan meningkatkan kesiapan patroli laut Bea Cukai.
Diterangkannya, Operasi Patroli Laut Bea Cukai Jaring Wallacea 2017 akan melibatkan 8 satuan kerja yaitu Direktorat Penindakan dan Penyidikan, 4 Kantor Wilayah timur Indonesia, dan 3 Pangkalan Sarana Operasi.
Ditambahkannya, bahwa operasi patroli laut ini akan terbagi ke dalam 4 wilayah dan 9 sektor.
"Sektor-sektor tersebut mulai dari perairan Kalimantan Bagian Timur, Sulawesi, Halmahera, Banda, Bali, Arafura, hingga perairan utara Papua," jelasnya.
Dalam menjalankan operasi patroli laut ini, Bea Cukai telah menetapkan strategi yaitu dengan mengintegrasikan human intelligence dengan teknologi maritime surviellance dalam meningkatkan efektivitas patroli laut.
Sasaran dari operasi ini jelas Harry, antara lain untuk mencegah dan menindak pemasukan barang berbahaya seperti senjata dan bahan peledak, minuman keras ilegal, hasil hutan dan barang tambang ilegal, illegal fishing, serta ballpress di wilayah Timor Leste dan Sulawesi.
[pilihan-redaksi2]
Selain barang-barang tersebut, patroli laut Bea Cukai juga akan memaksimalkan pengawasan terhadap kejahatan lintas negara khususnya pengawasan terhadap penyelundupan narkotika jalur laut, mengingat trennya saat ini juga menunjukkan peningkatan
"Hal ini dilakukan sebagai bentuk nyata peran Bea Cukai dalam mengamankan masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal yang membahayakan masyarakat, juga melindungi pasar dalam negeri," tegas Harry.
Sementara, operasi patroli laut yang dilakukan Bea Cukai terus menunjukkan peningkatan tangkapan dari tahun ke tahun. Di tahun 2016, Bea Cukai berhasil melakukan 404 penindakan, sementara hingga April 2017 Bea Cukai telah melakukan 184 penindakan. [spy/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 536 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 423 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026