Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Maling Spesialis Villa Lakukan Aksi Puluhan Kali dengan Bawa Mobil

Senin, 15 Mei 2017, 22:08 WITA Follow
Beritabali.com

Tersangka I Gede Rudhy Sribudayasa kini meringkuk ditahanan Polsek Kuta Utara. [bbcom]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. I Gede Rudhy Sribudayasa, maling yang profesional. Beraksi puluhan kali menyasar vila diwilayah Kuta Utara dengan menggunakan mobil yang baru dicicilnya, Honda Freed DK 1281 FZ. Pemuda asal Ujung Pandang, Sulawesi Selatan mengaku beraksi tiga sampai lima kali, dalam waktu sepekan.  
 
Menurut Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, tersangka ditangkap berdasar hasil pemeriksaan saksi saksi dan rekaman CCTV. Petugas mendapati tersangka melintas mengendarai motor Scoopy DK 5853 OK di Jalan Bumbak Dauh Gang Cahaya, Kerobokan, Kuta Utara, pada Selasa (9/5) sekitar pukul 15.00 Wita.  
 
[pilihan-redaksi]
“Kami menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti dua obeng serta sejumlah HP dan jam tangan yang disembunyikan di bawah jok motornya,” ucapnya didampingi Kapolsek Kuta Utara Kompol Pius X Pebri Aceng. 
 
Petugas kemudian menggeledah rumah kos tersangka di Banjar Pitik Pedungan Denpasar Selatan. Petugas mengamankan barang bukti mobil Honda Freed, kamera DSLR serta lensa, brankas, puluhan laptop, jam tangan, HP dan sebagainya.  
 
Dipemeriksaan, tersangka I Gede Rudhy Sribudayasa mengaku telah menyatroni puluhan vila di kawasan Kuta Utara. Saking seringnya mencuri, Rudhy tidak ingat berapa kali beraksi. 
 
“Saya beraksi 2 kali dalam sepekan. Dalam sehari saya menyatroni 3 atau 5 villa di wilayah Kuta Utara. Pencurian ini saya lakukan sejak 10 bulan belakangan. Seingat saya ada 9 TKP,” bebernya kepada penyidik. 
 
Pria beranak satu dan kini berusia 30 tahun itu mengatakan, dia beraksi sendirian dengan mengendarai mobil dan membawa peralatan mencuri. Terkadang mengendarai motor Scopy. Apabila melihat pagar terkunci dari luar, dia masuk dan mengetok berpura pura mencari alamat. 
 
“Kalau tidak ada respon dan suara anjing yang menggonggong saya masuk ke dalam vila dengan mencongkel pintu menggunakan obeng,” kata pria asal Ujung Pandang, Sulawesi Selatan ini.
 
Sementara barang hasil curian dijual melalui online dan dikirim ke luar Bali. Untuk hasil penjualan barang curian digunakan hidup sehari-hari dan selebihnya membayar cicilan mobil. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami