Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Apel Soliditas Tunjukkan Bali Pulau Toleran dan Penuh Damai

Sabtu, 27 Mei 2017, 08:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Apel Soliditas Kebangsaan dan Kirab Pancasila digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Jumat (26/5). Momen yang dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Pangdam IX Udayana Mayjend TNI Komaruddin Simanjuntak dan Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose itu menunjukkan kepada dunia international bahwa Pulau Bali masih memiliki sikap toleran dan kedamaian. 
 
[pilihan-redaksi]
Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak menyatakan pasca aksi bom bunuh diri teror di Jakarta beberapa hari lalu, personil Kodam IX Udayana bersama dengan Polda Bali melakukan pengamanan ekstra ketat di sejumlah objek vital di Bali. Juga pengamanan di sejumlah objek wisata. 
 
"Beberapa titik yang menjadi pintu masuk menuju pulau Bali mendapat penjagaan ketat. Pintu masuk yang dijaga ketat meliputi Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Pelabuhan Padangbai, Karangasem dan Bandara Internasional Ngurah Rai. Bukan hanya itu jalur-jalur tikus pun dipantai dengan anggota bersenjata lengkap," tuturnya.
 
Pangdam menyatakan sejauh ini belum ada laporan terkait masuknya data orang diamankan yang diduga teroris atau barang bawaan yang mencurigakan diamankan. 
 
"Belum ada laporan mengenai hal tersebut, mudah-mudahan Bali tetap aman dan kondusif. Kepada masyarakat Bali diharapkan agar jangan takut," pintanya. 
 
Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang menyebutkan Bali adalah Pulau yang penuh toleran dan damai. 
 
“Bali adalah pulau dengan penuh toleran, damai, dan menjaga kebersamaan, itu yang paling penting,” ujarnya. 
 
Dia mengimbau agar masyarakat Bali bersatu dengan tekad komitmen untuk solit berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila dan merawat Bhineka Tunggal Ika serta menjaga menjaga NKRI. 
 
"Akhir-akhir ini menunjukkan pontensi ancaman tinggi. Hal ini tidak boleh berlanjut dan harus bertindak nyata. Negeri ini harus diselamatkan mari kita bertindak nyata dari Bali. Aspek yang terpenting adalah menjaga keamanan bersama-sama," tegasnya. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami