Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BNN Bali : Pengedar Target Anak dan Lansia, Lewat Permen dan Obat Stamina

Minggu, 18 Juni 2017, 14:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya narkotika. Hal tersebut disampaikan Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Bali AKBP Ketut Suandika dalam orasinya pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (18/6). 
 
Lebih jauh ia menginformasikan bahwa ancaman narkotika belakangan makin serius. Hal ini berkaitan dengan posisi Bali sebagai daerah tujuan wisata yang banyak didatangi wisatawan dari berbagai belahan dunia. Yang lebih mengkhawatirkan, sasaran peredaran dan modus operandi peredaran narkotika juga kian beragam. 
 
"Tak hanya menyasar kelompok anak muda, anak-anak dan lansia pun sudah jadi target para pengedar," jelasnya. 
 
Untuk mengelabui korbannya, para pengedar mengemasnya sesuai dengan sasaran mereka. Agar menarik anak-anak, barang terlarang itu dikemas dalam bentuk permen. Sementara untuk kalangan lansia, mereka biasanya memasukkan dalam obat penambah stamina.
 
Terkait kondisi ini, BNNP Bali telah melakukan sejumlah langkah untuk mencegah makin meluasnya peredaran narkotika. Berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait, BNNP Bali memperketat pengawasan di pintu masuk Bali baik melalui jalur laut dan udara.
 
Namun demikian, AKBP Suandika menegaskan kalau BNNP tak mungkin bisa bekerja optimal tanpa dukungan dan peran aktif masyarakat. Oleh karenanya, Ia menggugah kepekaan serta kepedulian masyarakat terhadap keluarga dan lingkungan sekitar. 
 
Jika melihat hal-hal mencurigakan, segera melapor kepada aparat terdekat. Dia juga menghimbau agar masyarakat tak segan membawa anggota keluarga mereka yang kedapatan menggunakan narkotika ke pusat layanan kesehatan untuk menjalani proses rehabilitasi.[bbn/rls/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami