Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 16 Agustus 2026
Kapolda : Napi Asing Kabur dari Kerobokan Melibatkan Penjahat Transnasional
Minggu, 25 Juni 2017,
10:28 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dua diantara empat tahanan yang kabur dari Lapas Klas II A Kerobokan Denpasar ditangkap di Timor Leste. Penangkapan ini atas kerjasama antara Polri dengan Kepolisian Timor Leste. Terkait proses deportasi dua napi tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Timor Leste dan Kepala Kepolisian Timor Leste, Jumat (23/6).
[pilihan-redaksi]
“Pertemuan bilateral ini untuk menghormati pemerintah Timor Leste yang sudah berdaulat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kepolisian Timor Leste yang sudah membantu menangkap dua napi yang kabur dari Lapas Kerobokan,” ujar Kapolda Bali dalam jumpa pers di ruang transit execujet Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (24/6).
Selesai proses deportasi, kedua napi diterbangkan dari Dili menggunakan pesawat khusus F-100/PK-TWN dan mendarat di Terminal General Aviation Ngurah Rai (Execujet), Sabtu (24/6) sekitar pukul 14.40 Wita.
“Terhadap kedua napi, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak-pihak yang membantu para napi melarikan diri bahkan sampai ke negara lain,” tegas jenderal bintang dua ini.
Kapolda Bali juga memimpin investigasi untuk mengetahui apakah pengakuan awal kedua napi benar atau hanya alibi. Selain itu dilakukan desentralisasi untuk mempercepat penanganan kasus ini.

“Dalam investigasi juga mengecek kenapa kedua napi ini bisa sampai memegang paspor. Kita juga akan berkoordinasi dengan konsulat Bulgaria dan India,” imbuh lulusan Akpol tahun 1988 ini.
Kapolda Bali menilai tindak kejahatan kedua napi ini sudah terorganisir karena pelariannya melibatkan antar negara. Kapolda Bali juga sudah membentuk Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) untuk menjaga keamanan Bali dari kejahatan transnasional.
“Saya membentuk Satgas CTOC karena saya memiliki tanggung jawab atas keamanan di Bali. Terlebih saat ini Pulau Bali sudah menjadi destinasi pariwisata terbaik di dunia, dimana keamanan menjadi prioritas utamanya,” terangnya.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026