Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Jasad Pemimpin Sekte India Disimpan Dalam Peti Es
Sabtu, 8 Juli 2017,
08:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, New Delhi. Pengadilan Tinggi Punjab dan Haryana, India mengizinkan para penganut sebuah aliran untuk tetap memuja Ashutosh Maharaj, pemimpinnya yang kini disimpan di sebuah peti es.
The Guardian mengabarkan Kamis (6/7/2017), izin itu diberikan, setelah pengadilan menolak permohonan putra Ashtosh Maharaj untuk melakukan kremasi pemimpin tersebut.
[pilihan-redaksi]
"Kami tidak tahu, kenapa pengadilan yakin bahwa Maharaj masih hidup, sehingga petisi kami ditolak," kata Dalip Kumar Jha, putra pemimpin agama itu.
Ashutosh Maharaj, pemimpin sekte Divya Jyoti Jagriti Sansthan meninggal dunia karena serangan jantung pada Januari 2014. Namun para pemeluk sekte Hindu itu, tak yakin hal itu terjadi. Sebaliknya, mereka percaya bahwa Ashutosh Maharaj yang meninggal dunia di usia 50-an tahun itu tengah bersemedi dalam kondisi yang sangat dalam sehingga terlihat seperti mati.
Menurut pemeluknya, bersemedi seperti itu, pernah dilakukan Ashutosh beberapa kali di Gunung Himalaya yang suhu udaranya di bawah nol. Karena itu, para pemujanya menempatkan jasad Ashutosh Maharaj ke dalam sebuah peti es, dan disemayamkan di pusat sekte itu di Kota Delhi, India.
Dalip Kumar Jha, putranya dan Puran Singh, bekas sopirnya menuntut agar jasad Maharaj itu dikremasi sesuai dengan adat Hindu yang berlaku. Mereka bahkan menuduh para simpatisan Sekte Divya Jyoti Sansthan itu memanfaatkan kematian Maharaj, guna menggalang dana lebih banyak lagi bagi perkumpulan mereka.
Maklum, Sekte Divya Jyoti Sansthan yang didirikan oleh Ashutosh Maharaj di Kota Jalandhar, Punjab pada 1983 itu punya jutaan pemuja yang tersebar di seluruh dunia. Mulai dari India, AS, Amerika Selatan, Australia, Timur Tengah dan Eropa, sehingga mereka memiliki properti di berbagai belahan dunia yang nilai totalnya mencapai $ 120 juta. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8453 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5809 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3636 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2463 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026