Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
KESDM: Ibu Kota Bisa Pindah ke Luar Jawa, Asal...
Jumat, 14 Juli 2017,
13:04 WITA
Follow
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andy Noorsaman Sommeng. [bbcom]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Jakarta. Rencana pemindahan ibukota keluar Pulau Jawa terus menggema. Kota Palangkaraya disinyalir bakal menjadi ibukota baru menggantikan DKI Jakarta.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andy Noorsaman Sommeng, menuturkan, jika program listrik 35.000 MW terwujud, maka kota kota mana saja bisa dijadikan ibukota.
[pilihan-redaksi]
"Rasio elektrifikasi kita kan masih 92,2% kalau sampai 100% dan 35.000 MW terpenuhi mau kemana saja (ibu kota) bisa," kata Andy di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/7/2017).
Lebih lanjut, dia menerangkan, jika program itu terpenuhi maka pada tahun 2024 cadangan listrik sudah mencapai 85.000 MW.
"Itu gede lho, kalau 35.000 MW ditambah (cadangan) yang sekarang jadi ada 85.000 MW. Kan gede banget," ungkapnya.
Dengan kondisi cadangan listrik sebesar 80.000-90.000 MW,kata dia, mau pindah ibukota kemanapun listrik akan ada.
"Jadi kita mikirnya logika sederhana, mau di pucuk Papua,listrik tersedia. Mungkin distribusinya transmisinya," terang Andy. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026