Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sidang Kasus Diskotik Akasaka Bisa di Bali Atau Jakarta

Selasa, 18 Juli 2017, 07:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/file

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Masih ingat kasus penggerebekan Diskotik Akasaka 8 Mei 2017 lalu, dan mengamankan 4 tersangka, salah satunya General Manager Akasaka, Willy ? Hingga kini proses penyidikannya masih berlangsung di Bareskrim Mabes Polri. Namun tidak menutup kemungkinan sidang kasus tersebut akan diarahkan di Bali.
 
Dua bulan lebih kasus pengerebekan tersebut bergulir, penjagaan di pintu masuk Akasaka terus diperketat. Kalau sebelumnya dijaga petugas Sabhara lengkap dengan mobil rantis, kini diskotik terbesar di Bali itu dijaga ketat pasukan Brimob Polda Bali lengkap dengan dua unit mobil rantis. 
 
“Sekarang pintu masuk ke Akasaka dijaga ketat pasukan Brimob,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja disela-sela jumpa pers, Senin (17/7).
 
Dimanakah sidang kasus tersebut, Bali atau Jakarta? Kombes Hengky belum bisa mengatakannya. Menurutnya, semuanya tergantung dari hasil penyidikan. 
 
“Tergantung, apabila nanti banyak saksi yang diperiksa di Bali, bisa dikoordinasikan sidang akan berlangsung di sini (Bali). Bisa juga di Jakarta,” tegas Kombes Hengky.
 
Sebelumnya, kabar yang tersiar, Bareskrim Mabes Polri sempat akan membuka garis police line di Karaoke Akasaka, karena penyidikan sudah selesai. Namun Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose kembali memasang garis pembatas police line tersebut. Apakah Kapolda ada masalah pribadi dengan Akasaka ?
 
Ditanya begitu, Kombes Hengky mengatakan tidak benar. Perwira melati tiga dipundak itu menjawab dengan diplomatis. 
 
“Ohh itu kasus yang lain. Laporan yang kami dapatkan mengenai Akasaka banyak, bukan hanya narkoba, nanti kami beberkan kalau sudah terungkap,” terangnya.
 
Diberitakan, Bareskrim Mabes Polri menangkap 4 bandar besar narkoba di Bali, salah satunya General Manager Willy. Tim Bareskrim sebelumnya mengintai salah seorang tersangka sedang membawa narkoba dalam jumlah besar, yakni 19 ribu butir ekstasi ditujukan kepada Willy. 
 
Pria ini kemudian ditekuk setelah berupaya kabur setelah melihat rekannya bersama petugas kepolisian di lorong menuju ruang Karaoke. Petugas sempat mengancam Willy dengan pistol ditangan agar tidak kabur. Selanjutnya, bersama barang bukti, Willy dan ke 3 temannya dikeler ke Bareskrim Mabes Polri.[bbn/spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami