Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 15 Oktober 2026
Polisi Buru Penganiaya Tentara di Warung Tuak
Selasa, 18 Juli 2017,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Tiga orang tidak dikenal melakukan aksi pengeroyokan dan penebasan terhadap Pratu Gede Arya Yasa Mataram (37) yang bertugas di Denma Kodam IX Udayana di depan sebuah warung tuak di Dusun Jembong, Desa Ambengan Kecamatan Sukasada hingga anggota TNI AD tersebut mengalami luka serius pada bagian kepala, perut dan lengan serta dilarikan ke RSAD Singaraja.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Selasa (18/7) di lokasi kejadian menyebutkan, aksi penyerangan yang dilakukan tiga orang tidak dikenal itu terjadi senin malam sekitar pukul 22.30 wita, saat itu, korban bersama seorang temannya berada di depan warung bunga, namun secara tiba-tiba datang tiga orang yang langsung menyerang korban.
[pilihan-redaksi]
Usai melakukan aksinya, ketiga pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu langsung kabur melarikan diri dengan mengunakan sepeda motor kearah selatan menuju lintasan jalan Singaraja Pancasari dan hingga kini Polsek Sukasada masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas aksi pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpa anggota TNI AD tersebut.
Kapolsek Sukasada, Kompol I Ketut Darmita, SS., mengakui telah menerima laporan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan anggota TNI mengalami sejumlah luka akibat diserang oleh tiga pelaku tidak dikenal.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan peristiwa yang terjadi di jembong itu, tiga orang pelaku belum diketahui identitasnya dan berhasil melarikan diri ke arah selatan, ini masih kita kembangkan,” ungkap Darmita.
[pilihan-redaksi2]
Polsek Sukasada yang dibackup Polres Buleleng masih memburu ketiga pelaku yang diduga berasal dari Desa Pegayaman. Bahkan upaya penangkapan yang mengerahkan kekuatan pasukan bersenjata itu gagal dilakukan lantaran para pelaku tidak berada di tempat dan diduga telah melarikan diri.
Aksi pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpa anggota Denma Kodam Udayana itu diduga terjadi akibat salah paham, dimana korban saat dengan beberapa temannya yang berada di luar warung tuak bunga. Korban melihat ada pengunjung dari Desa Pegayaman dan sempat diajak mengobrol serta korban menanyakan salah satu waitress di waruang tuak tersebut yang diakui masih keluarganya dan langsung meninggalkan warung. Namun bebeerapa saat kemudian datang tiga orang tidak dikenal dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban.
Akibat kejadian itu, Pratu Gede Arya Yasa Mataram menjalani perawatan di RSAD Singaraja lantaran mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kiri sehingga harus dijarit 10 jaritan dan luka gores pada bagian perut serta lengan. [bbn/tha/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4381 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2049 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1920 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1578 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1417 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026