Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lima Sulinggih Temui Wakapolda Bali

Bersinergi Jaga Situasi Bali

Rabu, 19 Juli 2017, 07:01 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Lima Sulinggih (Pendeta) yang tergabung dalam Yayasan Sabha Budaya Hindu Bali, dipimpin Ida Pedanda Gede Putra Bajing mendatangi Polda Bali. Kedatangannya Sulinggih tersebut untuk mengetahui sejauh mana perkembangan situasi Bali saat ini. 
 
Para Sulinggih ini diterima langsung Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. didampingi Direktur Intelkam Kombes Pol. Akhmad Jamal Yuliarto, S.I.K., M.Si. dan Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Ni Made Ayu Kusumadewi, S.H. di Ruang Tamu Pimpinan, Selasa (18/7). 
 
[pilihan-redaksi]
Menurut Ida Pedanda Gede Putra Bajing, yayasan ini sudah dibentuk dari tahun 2005 lalu yang keanggotaannya terdiri dari 22 sulinggih. Visinya adalah ikut bersama-sama mengajegkan (melestarikan) adat, agama dan budaya Bali. 
 
“Yayasan kami siap untuk bekerjasama dan bersinergi dengan Polda Bali untuk menjaga keamanan Bali,” ujarnya.
 
Dengan kerjasama ini, dia berharap adanya saling mengisi dalam bidang masing-masing. Selain itu, Ida Pedanda Gede Putra Bajing akan turun ke desa-desa untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat dibidang adat, agama, budaya termasuk bahaya narkoba. 
Terwujudnya keamanan yang kondusif tidak terlepas dari peran agama dan budaya, karena saling berpengaruh dan saling berhubungan terhadap situasi keamanan.
 
Sebelum memberikan siraman rohani kepada masyarakat Bali, para sulinggih ingin mendapatkan gambaran dan petunjuk dari Wakapolda Bali terhadap situasi yang berkembang saat ini. 
Sehingga saat memberikan pencerahan tepat sasaran dan sesuai dengan apa yang terjadi dengan kondisi Bali saat ini.  
 
Menanggapi hal itu, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengucapkan terima kasih atas kehadiran para sulinggih dan menjadi suatu kehormatan dan kebahagiaan karena sudah meluangkan waktunya untuk datang ke Polda Bali. Wakapolda Bali sangat mengharapkan partisifasi dan bantuan para sulinggih, karena ketika memberikan ceramah atau darma wacana akan banyak didengar oleh masyarakat. 
 
Mantan Kapoltabes Denpasar ini mengatakan, saat memberikan pencerahan ke desa-desa agar mengimbau tentang kebhinekaan, intoleransi dan penyelesaian konflik adat. Para sulinggih diminta untuk memberikan pencerahan agar tidak terjadi konflik, sehingga masyarakat bisa hidup berdampingan secara rukun dan menciptakan kedamaian.
 
“Apabila ada konflik jangan melibatkan adat karena akan terjadi benturan dengan masyarakat lain. Serahkan saja kepada pihak keamanan dan jangan mengambil tindakan sendiri,” ucap jenderal bintang satu dipundak ini. 
 
Para Sulinggih juga dipesan agar memberikan pesan-pesan Kamtibmas terkait masalah joged jaruh, miras, narkoba, antisipasi terorisme dan premanisme. 
 
“Sampaikan juga kepada masyarakat bahwa Polda Bali tetap berkomitmen memberantas kejahatan transnasional, organized crime dan kenakalan remaja melalui penegakkan hukum,” tandasnya. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami