Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Polda Bali Sidak Distributor Beras
Selasa, 25 Juli 2017,
07:28 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Buntut terbongkarnya kejahatan pangan di gudang beras PT. Indo Beras Unggul (IBU) Jakarta, Satgas Pangan Polda Bali bergerak cepat mengawasi dan mengecek Distributir Beras di Bali. Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda Bali dimasuki beras oplosan yang saat ini beredar di Pulau Jawa.
Dari hasil pantauan Satgas Pangan Polda Bali, masih terus melakukan pemantauan, pengecekan beberapa merk beras oplosan yang beredar di Pulau Jawa. Antara lain beras merk Cendrawasih, Bergawa, Kebun Anggur, Panca, Pandan Wangi, Bunga Ramos Sentra dan Pandan Wangi Cianjur.
[pilihan-redaksi]
Pengawasan ini dilakukan, mengingat beberapa distributor beras mendatangkan beras dari wilayah Jawa, sehingga ada kemungkinan beras oplosan tersebut masuk ke wilayah Bali. Sementara itu, sidak bahan pangan ini dipimpin Satgas Khusus Beras Polda Bali yang dipimpin Kompol Drs. I Wayan Sinaryasa. Belasan petugas mendatangi distributor beras CV. Puspa yang terletak di Tegalasih, Batuagung, Jembrana pada Kamis (20/7) lalu. Dalam pemeriksaan di CV tersebut, petugas kepolisian tidak menemukan indikasi beras oplosan.
Petugas kemudian mengecek ke sejumlah distributor beras di Bali, seperti UD. Ardi Pratama di Jalan Buluh Indah Denpasar, UD. Dewi Agung di Jalan Gunung Agung Denpasar, UD. Harapan Jaya di Jalan Batuyang, Batubulan Gianyar, UD. Karya Mandiri di Yeh Sumbul, Mendoyo Jembrana dan UD. Jaya Baru di Tegal Badeng Barat Jembrana. Hasilnya nihil ditemukan beras oplosan.
Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Satgas Pangan akan terus menyelidiki dan bahan pangan di Bali. Pihaknya lebih memprioritaskan mengejar para mafia beras, karena dari sembilan bahan pokok itu perputaran uang terbesar ada di beras.
Namun, untuk wilayah Bali belum ditemukan indikasi beras oplosan. Meski demikian, pihaknya akan terus mengawasi lewat jalur pendistribusian beras.
“Mereka yang menimbun, memainkan harga dan melakukan pelanggaran hukum kita langsung ambil penegakan hukum,” ujar Kombes Hengky, Senin (24/7). [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5825 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026