Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Hindari Gagal Panen, Petani Perlu Ikut Asuransi Ini
Rabu, 26 Juli 2017,
10:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Dalam rangka mensukseskan gerakan pengendalian hama padi, Balai Perlindungan Tanaman Padi dan Holtikultura (BPTPH) Bali melaksanakan pendampingan terhadap anggota petani subak uma Kawan, Desa Pretima, Karangasem yang saat ini tanaman padinya terserang penyakit Blas dan hama daun putih, Selasa (25/7).
Kabid BPTPH Ir. Nyoman Swastika didampingi Babinsa Serda Komang Kasna memberikan petunjuk kepada selurung petani agar mengikuti program asuransi usaha tani padi.
[pilihan-redaksi]
“Ikut asuransi bertujuan untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika terjadi gagal panen,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, dalam kesempatan tersebut selain melaksanakan penanggulangan terhadap hama, ia juga memberikan penjelasan jenis-jenis hama padi dan cara menanganinya.
“Untuk pengendalian hama tersebut, kita akan lakukan penyemprotan,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga memberikan petunjuk kepada selurung petani agar mengikuti program asuransi usaha tani padi. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8342 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5764 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3610 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2439 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026