Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelabuhan Ditutup 5 Jam, Antrean Kendaraan Capai 4 km

Jumat, 4 Agustus 2017, 20:08 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com, Jembrana. Akibat cuaca buruk yang terjadi selama sepekan terakhir menyebabkan otoritas pelabuhan penyebrangan Gilimanuk Ketapang memberlakukan sistem buka tutup. 
 
Selama seminggu ini pelabuhan di Selat Bali telah terjadi sebanyak empat kali penundaan pelayaran. Bahkan penundaan pelayaran di Selat Bali pada kamis dini hari berlangsung hingga lima jam. Dampaknya, antrean kendaraan panjang hingga keluar areal Gilimanuk atau sekitar empat kilometer dari Pelabuhan.  
 
[pilihan-redaksi]
Penumpukan kendaraan didominasi truk-truk yang hendak keluar Bali. Bahkan beberapa sopir truk harus menunggu hingga 14 jam, untuk bisa masuk kapal. Cuaca buruk di Selat Bali merupakan pemicu dilakukannya penundaan pelayaran ini. Dari informasi, penundaan pelayaran sudah mulai Kamis pukul 18.50 Wita. Gelombang tinggi disertai angin kencang mengharuskan kapal-kapal penumpang untuk menambatkan kapal mereka ke dermaga terdekat.
 
Penutupan dilakukan selama cuaca buruk dan membahayakan pelayaran. Seluruh kapal diminta untuk menepi dan mengapung di perairan Gilimanuk maupun Ketapang. Seperti di pinggir dermaga LCM  saat penutupan nampak dipenuhi KMP yang mengapung menunggu hingga alur lintasan penyeberangan aman untuk kembali dilintasi.   
 
Sementara akibat penundaan pelayaran tersebut  antrean truk-truk di Gilimanuk terjadi penumpukan hingga hutan cekik. Pihak kepolisian dari Polsek Kawasan Laut Gilimanuk maupun Satlantas Polres Jembrana nampak mengatur lalu lintas di sejumlah titik hingga ke ekor antrean. Hingga sekitar pukul 12.00 Wita kemarin, antrean berangsur menyusut.
 
Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Anak Agung Gede Arka kepada wartawan mengatakan untuk mengantisipasi kendaraan yang keluar masuk Pelabuhan Gilimanuk pasca penutupan ini rekayasa lalu lintas dilakukan. Agar tidak mengganggu lalu lintas, kendaraan pribadi diarahkan ke gang-gang di Gilimanuk. Antrean didominasi truk-truk tanpa muatan yang hendak keluar Bali.
 
Sementara itu Manajer Usaha ASDP Gilimanuk, Heru Wahyono ditemui di ruang kerjanya mengatakan antisipasi dilakukan pelabuhan dengan mempercepat waktu bongkar muat kapal. 32 kapal yang beroperasi dimaksimalkan untuk mengangkut seluruh kendaraan yang masih tersisa baik di dermaga LCM, Ponton maupun MB. Kendaraan yang antre didominasi kendaraan barang baik truk tronton, sedang, kecil dan pick-up.
 
Pihaknya mengimbau kepada seluruh penumpang kapal agar berhati hati ketika berdiri diatas kapal dan melarang berada di car deck atau parkir kendaraan. Penundaan pelayaran bisa saja lagi dilakukan jika angin kencang dan gelombang tinggi kembali terjadi di selat Bali. [jim/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami