Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Pemkot Denpasar Gelar Monev Pasar Desa
Kamis, 24 Agustus 2017,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemkot Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) rutin menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program pengembangan lembaga ekonomi pedesaan. Monev akan berlangsung selama delapan hari menyasar 33 pasar desa diawali pada Kamis (24/8) menyasar 33 pasar desa.
“Hari pertama kita menyasar Pasar Tegal harum, Pasar Desa Padang Sambian, Pasar Desa Adat Ubung, dan Pasar Poh Gading dengan melibatkan Tim OPD terkait Pemkot Denpasar serta juga melibatkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar,” ujar Kabid Pemberdayaan dan Keswadayaan Masayarakat DPMD Denpasar Ni Made Puspita Sari.
[pilihan-redaksi]
Lebih lanjut dikatakan Monev ini juga melakukan pemberdayaan bersama dalam meningkatkan pemahaman bersama antar pengelola dan pedagang pasar mengarah pada konsep Pasar Rakyat Indonesia yakni pasar ramah, segar dan terpercaya.
Keterlibatan Tim Monev diharapkan mampu memberikan masukan dari berbagai sisi peningkatan pasar tradisional. Seperti kebersihan dan lingkungan melibatkan OPD Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, pengawasan kesehatan daging melibatkan Dinas Peternakan, serta juga melibatkan Tim BPOM Denpasar dalam pengawasan pangan mengandung bahan berbahaya.
“Sehingga dari monev ini mampu memberikan eksistensi pasar tradisional sesuai harapan Walikota Rai Mantra tidak saja memperbaiki fisik pasar namun juga mampu menata lingkungan bersih dan sehat serta mampu membina jiwa kewirausahaan di pasar rakyat,” ujarnya.
Sementara Kepala Pasar Padang Sambian I Made Mustika Subawa mengatakan revitalisasi Pasar Padang Sambian didukung penuh Pemkot Denpasar pada Tahun 2014 lalu yang saat ini memiliki 96 kios dan 96 los. Pengelolaan pasar dengan tantangan pada maindset pedagang dalam menjaga kebersihan pasar. Hal ini juga telah kita lakukan sosialisasi rutin mewajibkan para pedagang memiliki tempat sampah dan usai berjualan melakukan pembersihan pada los maupun kios.
“Meski telah kita siapkan tenaga kebersihan namun juga pemberdayaan bagi pedagang harus tetap kita lakukan demi kenyamanan serta pasar yang ramah, segar dan terpercaya,” ujarnya. [rls/dps/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 518 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 404 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 398 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026