Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Buang Limbah Kotoran Babi ke Sungai, Didenda Rp1,5 Juta
Kamis, 31 Agustus 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengadakan sidak kebersihan dan berhasil menangkap 10 orang pelanggar kebersihan.
10 pelanggar ini langsung menjalani Sidang Yustitia Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang digelar pada Kamis (31/8) di Balai Banjar Kaja, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan.
[pilihan-redaksi]
Selain membuang sampah sembarangan, kali ini pembuang limbah kotoran ternak babi ke sungai juga ditindak tegas. Penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat mengenai adanya pencemaran sungai dengan limbah kotoran ternak babi ke sungai di kawasan Jalan Hayam Wuruk.
Kabid Persampahan dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna saat ditemui disela-sela sidang menjelaskan, pada awalnya Tim gabungan yustitia DLHK Kota langsung menelusuri dan menertibkan pelanggar limbah kotoran babi tersebut pada tanggal 30 Agustus 2017 lalu, yang bertempat di Jalan Hayam Wuruk, Gang Tirta Denpasar.
Dari hasil penertiban tersebut didapatkan bukti-bukti bahwa pencemaran limbah kotoran babi yang sengaja dibiarkan mengalir ke sungai. Selain itu pemilik ternak juga melanggar karena memiliki ternak sebanyak 50 ekor babi.
Dengan hasil bukti-bukti dan saksi yang ada, pemilik ternak yakni I Kadek Raun Puspa Wijaya asal Nusa Penida langsung ditangkap dan selanjutnya di sidang tipiring hari ini.
Di mana sidang Tindak Pidana Ringan ini dipimpin Hakim I Ketut Suarta, SH,MH dan menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp1,5 Juta atau hukuman 3 bulan kurungan kepada Kadek Puspa.
Sementara, bagi pelanggar yang membuah sampah sembarangan didenda Rp500 ribu.
Sidang Tipiring ini dilaksanakan untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat sadar dan ikut menjaga kebersihan lingkungannya sendiri selain juga untuk memasyarakatkan Perda No. 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum di Kota Denpasar.
“Pelaksanaan sidang ini bukan semata-mata untuk menghukum masyarakat, akan tetapi kami mengajak masyarakat untuk ikut memelihara kebersihan lingkungan khususnya di Kota Denpasar dan ini juga merupakan bagian dari revolusi mental di bidang kebersihan, agar tidak lagi membuang sampah secara sembarangan, baik itu dijalan maupun sungai," ungkapnya.
Sementara Pemilik ternak Babi, I Kadek Raun Puspa Wijaya, mengaku kaget karena didenda dengan nominal yang cukup besar.
“Saya tidak tau akan bisa didenda sebanyak ini, saya berjanji akan tidak mengulangi lagi perbuatan saya dengan membiarkan limbah kotoran ternak babi saya mengalir ke sungai dan akan membuatkan tempat penampungan untuk limbah kotoran ternak saya secepatnya, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," ungkapnya. [rls/dps/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026