Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Warga Abang Minta Bule Pelaku Penganiayaan Dideportasi
Rabu, 6 September 2017,
13:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kasus penganiayaan yang dilakukan Bule Belanda Alexander Bernardus C Hock (73) bersama putranya AL (17) terhadap warga Banjar Lebah, Desa Purwakerti, Abang, Karangasem berbuntut panjang. Setelah sempat diredam kini warga setempat minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan Villa miliknya ditutup. Bahkan setelah diproses hukum, warga meminta agar Bule tersebut di deportasi ke negara asalnya.
"Mewakili warga, kami berharap agar pelaku bisa diproses hukum seberat-beratnya, selain itu Villa miliknya agar ditutup dan setelah diproses secara hukum, pelaku agar di deportasi ke negara asalnya," ujar I Wayan Suanda selaku Kelian Banjar Adat setempat.
[pilihan-redaksi]
Aspirasi masyarakat tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Kapolsek Abang dengan tokoh masyarakat Desa Pakraman Culik beserta tokoh masyarakat setempat. Pertemuan tersebut belangsung di Dusun Jemeluk, Desa Purwekerti yang diiikuti sekitar 116 orang tokoh masyarakat, Selasa (5/9) pukul 18.30 wita
Dalam kesempatan tersebut, hal yang sama juga diungkapkan oleh seorang warga I Wayan Mangku Bejo, dirinya juga sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian. Namun meskipun demikian dirinya tetap berharap dari petugas dan pihak berwenang agar mendeportasi pelaku setelah masalah hukumnya selesai karena selama ini sudah sering membuat masalah dengan warga dilingkungan tersebut.
Menurut Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugitayasa, kegiatan ini dilakukan untuk meredam kemungkinan tindakan-tindakan anarkis atau balas dendam warga terhadap orang atau barang milik pelaku.
"Mengenai permintaan masyarakat, kami menyampaikan kepada warga bahwa perkaranya saat ini sudah ditangani berdasarkan SOP di Polsek Abang untuk diproses lebih lanjut," ujarnya
Dalam pertemuan tersebut, disimpulkan bahwa warga setempat bersama seluruh prajuru sepakat untuk tidak menerima kedatangan pelaku kembali ke wilayah Banjar Lebah. Selain itu, warga juga berjanji tidak akan melakukan aksi balas dendam maupun tindakan anarkis terhadap pelaku atau villa milik istrinya tersebut. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026