Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pretima dan Petapakan Barong Ikut Dibawa Ngungsi
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Warga Karangasem benar-benar panik menyusul dinyatakannya status awas pada Gunung Agung, Jumat (22/9) pukul 20.30 WITA. Mereka tidak saja berhamburan mengungsi bersama sanak keluarga tapi warga juga membawa pretima dan petapakan barong dan ratu ayu ikut mengungsi ke Klungkung.
[pilihan-redaksi]
Seperti dilakukan oleh warga Banjar Adat Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat. Mereka memboyong belasan petapakan dan pretima mengungsi ke Pura Pejenengan Kawitan Arya Tauman di Banjar Jelantik Koribatu, Desa Tojan, Klungkung, Jumat (22/9) pukul 24.00 WITA.
Pantuan di Pura Arya Tauman, Sabtu (23/9), semua petapakan yang sebelumnya disungsung di Pura Pesanggrahan Agung, Desa Selat ditempatkan di sebuah Piyasan Pura Arya Tauman. Sejumlah warga Banjar Pegubugan bersiap menghaturkan sembahyang dipimpin Jro Mangku Ketut Resa.
Menurut penuturan Prajuru Banjar Adat Pegubugan dirinya terpaksa mengungsikan semua pretima dan petapakan karena situasi di desa sudah banyak mengungsi setelah Gunung Agung ditetapkan berstatus awas. Lebih lebih Banjar Pegubugan hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari Gunung Agung. Kata Suardana, Banjar Pegubugan masuk kawasan rawan bencana (KRB) II.
"Apalagi kalau melihat historis tahun 1963, banjar kami terkena bencana Gunung Agung meletus. Kami di banjar sudah sepakat mengungsikan semua pretima dan petapakan, masak kami saja yang mengungsi," tandas Suardana. [wan/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan