Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Pretima dan Petapakan Barong Ikut Dibawa Ngungsi
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Warga Karangasem benar-benar panik menyusul dinyatakannya status awas pada Gunung Agung, Jumat (22/9) pukul 20.30 WITA. Mereka tidak saja berhamburan mengungsi bersama sanak keluarga tapi warga juga membawa pretima dan petapakan barong dan ratu ayu ikut mengungsi ke Klungkung.
[pilihan-redaksi]
Seperti dilakukan oleh warga Banjar Adat Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat. Mereka memboyong belasan petapakan dan pretima mengungsi ke Pura Pejenengan Kawitan Arya Tauman di Banjar Jelantik Koribatu, Desa Tojan, Klungkung, Jumat (22/9) pukul 24.00 WITA.
Pantuan di Pura Arya Tauman, Sabtu (23/9), semua petapakan yang sebelumnya disungsung di Pura Pesanggrahan Agung, Desa Selat ditempatkan di sebuah Piyasan Pura Arya Tauman. Sejumlah warga Banjar Pegubugan bersiap menghaturkan sembahyang dipimpin Jro Mangku Ketut Resa.
Menurut penuturan Prajuru Banjar Adat Pegubugan dirinya terpaksa mengungsikan semua pretima dan petapakan karena situasi di desa sudah banyak mengungsi setelah Gunung Agung ditetapkan berstatus awas. Lebih lebih Banjar Pegubugan hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari Gunung Agung. Kata Suardana, Banjar Pegubugan masuk kawasan rawan bencana (KRB) II.
"Apalagi kalau melihat historis tahun 1963, banjar kami terkena bencana Gunung Agung meletus. Kami di banjar sudah sepakat mengungsikan semua pretima dan petapakan, masak kami saja yang mengungsi," tandas Suardana. [wan/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 697 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 638 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 475 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 457 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik