Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Ilmuwan Kembangkan Rahim Buatan bagi Bayi Prematur
Rabu, 27 September 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Philadelphia. Kehamilan tipikal manusia berlangsung sekitar 40 pekan, dan bayi dianggap premature pada usia 37 pekan. Setiap tahun, sekitar 15 juta bayi di seluruh dunia lahir prematur, lebih dari sepersepuluh dari semua kelahiran.
Janin prematur termuda yang dianggap dapat hidup --22 sampai 23 pekan-- biasanya bobotnya hanya sekitar 500 gram dan memiliki kesempatan sintas kurang dari 50 persen. Salah satu alasan utama kematian adalah paru-paru yang terlalu rapuh.
[pilihan-redaksi]
Pada April lalu, peneliti di Rumah Sakit Anak Philadelphia melaporkan dalam Nature Communications bahwa mereka menguji rahim buatan pada delapan domba prematur, yang dipilih karena paru-paru domba berkembang serupa dengan manusia.
Setiap domba tumbuh dalam kantong berisi cairan ketuban buatan, dan debaran jantungnya memompa darah melalui tali pusar ke mesin yang berfungsi seperti plasenta, menambahkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.
Para peneliti melaporkan bahwa paru-paru domba dan organ tubuh lainnya berkembang seolah-olah berada dalam rahim domba sesungguhnya. Beberapa domba itu tumbuh sampai dewasa, dan sekarang ada seekor yang berusia lebih dari satu tahun dan tampak normal dalam segala hal, termasuk dalam perkembangan otaknya,
"Kami tidak memiliki tes intelijen untuk anak domba, akan tetapi menurut kami, mereka adalah anak-anak domba yang cukup cerdas," kata pemimpin riset Alan Flake seperti dilansir National Geographic.
Tujuan dari rahim buatan, kata Flake, bukanlah untuk menumbuhkan bayi sepenuhnya di luar ibu mereka atau bahkan untuk menarik mundur batas kelangsungan hidup sampai usia paling dini. Alih-alih, para peneliti mengharapkan ketahanan serta kesehatan lebih baik bagi bayi yang lahir sebelum usia kritis 28 pekan, saat paru-paru mereka siap untuk menarik napas pertama.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3774 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026