Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 17 Juni 2026
Gunung Agung Awas, Bupati Karangasem Gelar Dialog Bersama BNPB dan Dandim Karangasem
Kamis, 5 Oktober 2017,
19:16 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Memasuki hari ke-13 semenjak ditetapkannya status Gunung Agung di level awas, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei bersama Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus menggelar dialog khusus terkait situasi dan kondisi terkini Karangasem beserta aktivitas Gunung Agung.
“Saat ini total data pengungsi ada lebih dari 150 ribu jiwa yang sebelumnya hanya 140 ribu, penambahan jumlah pengungsi tentu tidak lepas dari kondisi psikologis masyarakat. Kita sekarang sedang melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat apabila erupsi terjadi di mana saja potensi bahayanya,” ujar Kepala BNPB Willem Rampangilei.
[pilihan-redaksi]
Kata dia, dengan jumlah pengungsi yang terus meningkat, tentunya pihaknya akan meningkatkan sosialisasi memberikan pemahaman dan mengedukasi warga disamping mengimbau warga agar mau kembali ke daerahnya masing-masing, bagi yang telah dinyatakan aman.
Radius 9 dan 12 kilometer oleh vulkanolagi telah ditetapkan sebagai zona bahay, di mana disektoral inilah yang menjadi zona bahaya material-material berbahaya yang dikeluarkan gunung agung. Sementara diluar zona itu adalah bahaya dari abu vulkanik.
"Jadi ini yang kita antisipasi dengan memberikan edukasi dan pemahaman tentang bagaimana cara menyelamatkan diri, persedian logistik dan masker," sebutnya.
Sementara itu, menurut Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus, 12 kilometer tersebut bersifat sektoral yakni tidak semua daerah yang ada dilingkaran termasuk radius zona bahaya. Di zona bahanya sendiri diakuinya sudah dilakukan sosialisasi terhadap tokoh masyarakat dan mereka mau mengerti dan tanggap untuk mengungsi secara mandiri. Selain itu, upaya evakuasi khusus dilakukan terhadap lansia, orang cacat dan anak-anak.
“Sampai saat ini untuk upaya evakuasi sudah mencapai 99%,” ujarnya. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026