Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Wakapolda Bali Razia Preman dan Calo Tiket di Terminal Ubung
Sabtu, 14 Oktober 2017,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Ubung. Keamanan dan kenyamanan para penumpang yang sering menggunakan jasa bus untuk transportasi lintas kota dan pulau di wilayah Denpasar kembali terusik akibat ulah para preman. Mulai dari memaksa membeli tiket, menaikkan harga tiket tidak sesuai pasaran, memalak, mengancam hingga tarik menarik penumpang kerap dilakukan oleh para preman dan calo tiket yang ada di seputaran terminal.
Menindaklanjuti adanya aduan masyarakat ini, personel Polda Bali dan Polresta Denpasar merazia para preman dan calo tiket (awu-awu) yang sering berulah dan mangkal di terminal Ubung, Denpasar, Sabtu (14/10/2017).
Razia ini melibatkan 40 personel gabungan terdiri dari Satuan Brimob, Sabhara, Lalu Lintas, Reskrim, Intel dan Propam. Bahkan Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., M.H. turun langsung memimpin kegiatan ini.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini, berhasil menjaring sembilan orang yang diduga sebagai awu-awu yang sering meresahkan penumpang, bahkan sebagian dari mereka juga tidak memiliki identitas. Sembilan orang yang berinisial HF (52), KW (25), DPS (34), GP (49), MB (51), RB (35), DI (29) dan DAR (31) diamankan ke Polresta Denpasar untuk didata dan dimintai keterangan.
Usai menggelar razia, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengatakan, pihaknya akan menyiagakan polisi di terminal Ubung, agar para penumpang merasa aman dan nyaman. Polisi juga akan terus memantau pergerakan para calo tiket, sehingga tidak ada lagi yang memaksa penumpang untuk membeli tiket dan menaikkan harga tiket tidak sesuai harga pasaran.
“Ini adalah cara kita untuk menjaga situasi di dalam maupun di luar kawasan terminal agar tetap aman, sehingga tidak ada lagi oknum-oknum tertentu yang melakukan pungli,” kata jenderal lulusan Akpol tahun 1987 ini.
Wakapolda mengaku akan memberi atensi penuh di terminal Ubung, dengan meningkatkan kegiatan patroli dan menggelar sosialisasi. “Kegiatan Patroli Sabhara dan Brimob, serta penyuluhan dari Binmas akan terus dilaksanakan ke terminal ini,” imbuhnya.
Jenderal bintang satu ini kembali menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi para preman untuk hidup di Bali. “Seluruh elemen masyarakat harus ikut menjaga keamanan Bali. Jika masih ada preman yang berulah, maka akan berhadapan dengan Tim Polda Bali,” tutupnya. [bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 806 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 699 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 520 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 502 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026