Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Suku Asli Amerika Gugat Amazon dan Microsoft
Senin, 23 Oktober 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Washington. Suku asli Amerika menggugat situs belanja online Amazon dan Microsoft karena dianggap telah melanggar sejumlah hak paten pengolahan data yang mereka kuasai.
Hak-hak paten tersebut diperuntukkan bagi Saint Regis Mohawk Tribe oleh perusahaan teknologi SRC Labs, dan akan menerima keuntungan dari setiap penghasilan terkait.
[pilihan-redaksi]
Dengan mekanisme kedaulatan suku asli ini maka hak-hak paten itu tidak dapat ditinjau oleh dewan pengadilan dan banding hak paten.
Senator dari Partai Demokrat AS, Claire McCaskill, menyusun sebuah rancangan undang-undang bulan ini, menanggapi upaya lanjutan untuk mengalihkan hak paten ke suku yang sama.
Subjeknya kali ini adalah raksasa farmasi Allergan, dan hak paten untuk pengobatan mata yang kering.
Saat itu McCaskill mengatakan, "Kongres tidak pernah membayangkan suku-suku asli itu akan bersedia digunakan oleh perusahaan farmasi untuk menghindari masalah hak paten. Undang-undang ini akan menghentikan praktik itu sebelum orang lain mengikutinya."
Suku asli tersebut mengeluarkan pernyataan yang mempertanyakan mengapa undang-undang tersebut membidik suku-suku asli Amerika, bukan pemerintahan berdaulat lain atau universitas-universitas negeri.
John Tothill, seorang pengacara di firma hukum Dehns, mengatakan dewan banding AS sering digunakan untuk mencabut hak paten.
"Microsoft atau Amazon bisa mencegah tindakan ini dengan menerapkan pencabutan paten," katanya.
"Ini adalah cara memainkan sistem, dan upaya untuk menghalangi kemungkinan proses pengadilan."
"Saya berasumsi bahwa mengesahkan hak paten seperti ini akan menghentikan kemungkinan pencabutannya, karena pemerintah federal AS tidak memiliki kewenangan atas kedaulatan suku asli Amerika," imbuh Tothill.
Baik Amazon maupun Microsoft belum menanggapi permintaan untuk mengomentari masalah ini, demikian laporan BBC.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5484 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3473 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2307 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026