Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Semua Pengungsi Gunung Agung di Posko Kecamatan Tabanan Pulang Kampung
Sabtu, 4 November 2017,
08:00 WITA
Follow
Posko pengungsian di Kecamatan Tabanan tepatnya di wantilan Desa Adat Pakraman Kota Tabanan sepi. [beritabalicom]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sebanyak 21 pengungsi Gunung Agung yang tinggal di Posko pengungsian di Kecamatan Tabanan tepatnya di wantilan Desa Adat Pakraman Kota Tabanan, semuanya pulang ke kampung halamannya.
Mereka pulang secara bertahap sejak dua minggu lalu.
Selain karena status Gunung Agung yang sudah turun dari awas menjadi siaga, kepulangan pengungsi Gunung Agung ke kampung halaman mereka juga untuk merayakan hari Raya Galungan.
[pilihan-redaksi]
Pantuan dilapangan posko yang berdekatan dengan setra Desa Pakraman Kota itu pintunya telah tertutup rapat. Begitu pula bekas logistik pun sudah dipindahkan hanya tertinggal spanduk Posko Pengungsian.
Camat Tabanan I Putu Arya Suta, Jumat (3/11/2017) membenarkan, 21 pengungsi ini sudah pulang sejak dua pekan. Hanya saja awalnya yang pulang hanya 17 orang, sisanya yang bertahan 4 orang. Tetapi pada Hari Sugian Jawa, Wrespati Sungsang, Kamis (26/10) yang 4 orang ini mereka juga ikut pulang. Sehingga posko saat ini sudah kosong.
"Tidak ada yang tinggal di posko saat ini," jelasnya.
Mantan Camat Pupuan ini, menerangkan ke-21 orang pengungsi pulang karena ingin merayakan Hari Raya Galungan dikampungnya. Yang pulang lebih awal dengan jumlah 17 orang ini memang ada di luar zona merah, yang 4 orang ini baru berasal dari zona merah yakni Desa Muncan dan Desa Buana Giri.
"Mereka juga pulang karena status Gunung Agung sudah turun," imbuh Suta.
Namun kata Suta, meskipun di posko pengungsi telah kosong, pengungsi yang ada di rumah warga di Kecamatan Tabanan masih ada. Awalnya jumlah pengungsi yang mengungsi ke Kecamatan Tabanan sebanyak 739 orang yang masih saat ini sebanyak 502, sehingga yang pulang sudah 237 orang termasuk yang tinggal di posko pengungsian Kecamatan Tabanan.
"Ini data pertanggal 30 Oktober 2017," tandas Suta.
Menurut Suta kembalinya pengungsi ini tidak diketahui pasti apakah akan tetap tinggal dikampung atau akan kembali ke pengungsian. Karena berdasarkan kordinasi antar pengungsi sebagaian besar mengatakan jika memang status Gunung Agung sudah aman baru akan menetap di kampung, pun sebaliknya.
"Kalau statusnya aman kemungkinan sehabis merayakan Galungan tidak akan kembali," jelasnya. [nod/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026