Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah Atap untuk Bank Sampah Senilai Ratusan Juta Jadi Tempat Jemuran Warga

Senin, 6 November 2017, 14:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com, Jembrana. Sejak selesai dibangun tahun 2015 lalu hingga saat ini rumah atap di Penyaringan, Mendoyo yang rencananya dipakai bank sampah terbengkalai dan mangkrak.
 
Beberapa orang warga setempat, mempertanyakan keberadaan rumah atap yang dibangun oleh Kantor Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) dengan dana APBD pada Mei 2015 senilai Rp 198 juta ini. 
 
[pilihan-redaksi]
"Sampai saat ini mangkrak dan tidak digunakan, bisa di cek kondisinya sama sekali tidak dimanfaatkan. Sangat disayangkan bangunan ratusan juta mangkrak. Bahkan sering digunakan menaruh kayu bakar dan tempat jemur pakaian oleh warga yang tinggal di sana," jelas seorang warga.
 
Hasil pengecekan di lapangan, Minggu (5/11), rumah atap tersebut terbengkalai dan kerap digunakan warga untuk menaruh jemuran. Menurut sumber yang tidak mau ditulis menyebutkan kalau bank sampah itu tidak pernah produksi. 
"Mungkin karena beli sampah plastik dan lainnya mahal namun jualnya murah dan kendala mendapatkan bahan baku juga," jelasnya.
 
Rumah atap itu katanya memang rencananya juga dipakai sebagai bank sampah namun entah kenapa malah tidak dimanfaatkan. Sementara itu Perbekel Penyaringan Made Destra yang dikonfirmasi via telpon tidak menjawab dan tidak membalas SMS. 
 
Begitu juga Kadis LHKP (Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan) Ketut Karyadi Erawan dikonfirmasi ponsel menjawab melalui SMS yakni dirinya baru menjabat sebagai kadis Bulan Februari 2017. [jim/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami