Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sakit Tak Kunjung Sembuh, Petani di Pupuan Gantung Diri

Selasa, 14 November 2017, 21:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/effendy

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

BeritaBali.com,Tabanan. Lantaran sakit yang diderita tak kunjung sembuh, seorang petani Ni Wayan Natri (63) asal Banjar Dinas Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan nekat gantung diri, Selasa (14/11/2017).
 
Tubuh korban ditemukan dalam posisi tergantung di pohon jeruk depan rumah korban oleh menantunya Ni Luh Gede Ida Antari ( 27) sekitar pukul 5.30 Wita.
 
Kapolsek Pupuan AKP IB Mahendra membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskanya, pada hari Selasa ( tanggal 14  Nopember  2014 sekira. Jam 02.00 Wita anak korban,  I Komang Gede Selamat (34)  mendengar pintu dibuka dan Ibunya keluar. 
 
Gede Selamat kemudan tidur lagi karena seperti biasa Ibunya ke luar buang air kecil. Namun sekira jam 05.30 Wita setelah bangun pagi, korban  tidak ada di kamar tidur. Semua keluarga mencari hingga ke sawah dan tidak ditemukan. 
 
Sesaat setelah pencarian tersebut menantu korban yakni Ni Luh Gede Ida Antari menengok ke pohon jeruk yang ada di depan rumahnya. Alangkah kagetnya, menantu korban melihat tubuh mertuanya dalam posisi tergantung. Kejadian itu kemudian dilaporkan  ke anak korban dan keluarganya. 
 
Setelah melapor ke aparat desa dan pihak kepolisian, anggota bhabinkamtibmas, reskrim dan piket fungsi Polsek Pupuan bersama Tim Medis Puskesmas Pupuan 2  melaksanakan olah TKP.  
 
“Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Pupuan, korban dinyatakan murni gantung diri, karena tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas Kapolsek IB Mahendra. 
 
Dari keterangan pihak keluarga menyebutkan korban mengalami depresi akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. 
 
“Korban sering mengeluh kepada anaknya, karena sakitnya tak kunjung sembuh dan bosan hidup,” beber Kapolsek IB Mahendra. 
 
Pihak keluarga menolak melakukan visum, menerima peristiwa itu sebagai musibah.  Dan korban sore ini langsung dikubur di setra (kuburan) setempat. [bbn/nod/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami