Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 April 2026
Percepat Pembangunan, Gubernur Bali Bertemu Presiden China Development Bank
Selasa, 21 November 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Provinsi Bali menjadi satu dari enam provinsi yang diundang pada acara Konferensi Bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok.
Selain Bali, provinsi yang diundang antara lain Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Sumatera Utara.
[pilihan-redaksi]
Guna memenuhi undangan tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghadiri pertemuan yang dibuka Presiden China Development Bank (CDB) Mr. Zhinje Zheng tersebut di Kantor Pusat CDB, Beijing, Senin (20/11).
Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, SH, MH dalam siaran persnya, Senin (20/11).
Dewa Mahendra mengatakan, konferensi ini diharapkan mempercepat program bantuan CDB untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia termasuk di Bali. Ia menambahkan hal ini sejalan dengan program poros maritim yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.
“Ini sekaligus akan mempercepat penyelesaian masalah ketimpangan pembangunan yang selama ini terjadi di Bali,” ujarnya.
Menurutnya pertemuan ini akan berdampak positif terhadap pembangunan infrastruktur dan masa depan perekonomian di Bali, khususnya daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan seperti Bali Utara, Barat dan Timur. Apalagi pertemuan ini juga dihadiri perwakilan pemerintah dan unsur bisnis kedua negara.
Pertemuan ini sekaligus tindak lanjut dari kunjungan petinggi CDB ke Indonesia Agustus lalu, di mana salah satunya dilakukan pertemuan di Nusa Dua, Bali yang dihadiri Menko Maritim Luhut Panjaitan.
Pada pertemuan sebelumnya itu, Gubernur Pastika memaparkan potensi-potensi yang ada di Bali, khususnya di luar Bali Selatan. Dewa Mahendra memastikan proyek infrastruktur ini nantinya tidak akan menambah utang negara karena dikerjakan dengan pola B2B (business to business).
“Proyek infrastruktur ini akan dikerjakan dengan format kerjasama "bisnis to bisnis" antar kedua negara yang akan difasilitasi CDB, sehingga tidak menjadi utang negara,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Gubernur Pastika berkesempatan menyerahkan cinderamata kepada Presiden CDB dan melakukan foto bersama seluruh peserta Konferensi. [bbn/prov/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026