Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Percepat Pembangunan, Gubernur Bali Bertemu Presiden China Development Bank
Selasa, 21 November 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Provinsi Bali menjadi satu dari enam provinsi yang diundang pada acara Konferensi Bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok.
Selain Bali, provinsi yang diundang antara lain Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Sumatera Utara.
[pilihan-redaksi]
Guna memenuhi undangan tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghadiri pertemuan yang dibuka Presiden China Development Bank (CDB) Mr. Zhinje Zheng tersebut di Kantor Pusat CDB, Beijing, Senin (20/11).
Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, SH, MH dalam siaran persnya, Senin (20/11).
Dewa Mahendra mengatakan, konferensi ini diharapkan mempercepat program bantuan CDB untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia termasuk di Bali. Ia menambahkan hal ini sejalan dengan program poros maritim yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.
“Ini sekaligus akan mempercepat penyelesaian masalah ketimpangan pembangunan yang selama ini terjadi di Bali,” ujarnya.
Menurutnya pertemuan ini akan berdampak positif terhadap pembangunan infrastruktur dan masa depan perekonomian di Bali, khususnya daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan seperti Bali Utara, Barat dan Timur. Apalagi pertemuan ini juga dihadiri perwakilan pemerintah dan unsur bisnis kedua negara.
Pertemuan ini sekaligus tindak lanjut dari kunjungan petinggi CDB ke Indonesia Agustus lalu, di mana salah satunya dilakukan pertemuan di Nusa Dua, Bali yang dihadiri Menko Maritim Luhut Panjaitan.
Pada pertemuan sebelumnya itu, Gubernur Pastika memaparkan potensi-potensi yang ada di Bali, khususnya di luar Bali Selatan. Dewa Mahendra memastikan proyek infrastruktur ini nantinya tidak akan menambah utang negara karena dikerjakan dengan pola B2B (business to business).
“Proyek infrastruktur ini akan dikerjakan dengan format kerjasama "bisnis to bisnis" antar kedua negara yang akan difasilitasi CDB, sehingga tidak menjadi utang negara,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Gubernur Pastika berkesempatan menyerahkan cinderamata kepada Presiden CDB dan melakukan foto bersama seluruh peserta Konferensi. [bbn/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026